Sabtu, 18 April 2026, 22:26
Home / NEWS / PRIHATIN DENGAN NELAYAN LAKSDA (P) YUHASTIHAR TERGETAR UNTUK BENAHI KEHIDUPANNYA
Kunjungan Laksda (P) Yuhastihar Di desa Nelayan Sedati Sidoarjo.

PRIHATIN DENGAN NELAYAN LAKSDA (P) YUHASTIHAR TERGETAR UNTUK BENAHI KEHIDUPANNYA

WAGATABERITA.COM – SIDOARJO. Sepenggal syair lagu dari koes Plus yang menggambarkan betapa tabahnya dan tangguhnya kehidupan nelayan di Indonesia yang bersyair “Bukan lautan, hanya kolam susu. Kail dan jala untuk menghidupimu. Tiada badai, tiada ombak kau temui.”

Dengan dilanjut syair berikut “Orang bilang tanah kita, tanah surga,” Jika kedua syair tersebut digabungkan akan memiliki arti, ketabahan dan ketangguhan akan membawa kearah yang sejahtera bagi nelayan kita.

Tetapi Kehidupan nelayan saat ini pada umumnya masih sangat memprihatinkan, meskipun jaman telah berubah, tak seperti syair yang dilantunkan pada lagu Koes Plus.

Hal itu, yang membuat Laksamana Muda (P) Yuhastihar selaku Caleg DPR RI dari PDIP Dapil Jatim 1 (Surabaya – Sidoarjo) dengan nomor urut 3 ini tergetar hatinya untuk membenahi tatanan kehidupan nelayan salah satunya di Dusun Gesik kidul, Desa Tambak Cemandi, Kecamatan Sedati, Sidoarjo.

Saat berkunjung ke Dusun Gesik Kidul kondisi tersebut diperparah dengan adanya sampah di sungai yang merupakan akses dan sumber kehidupan nelayan disana.

Laksda (P) Yuhastihar saat menyelusuri sungai dengan menggunakan perahu nelayan setempat, Rabu (13/02/2019) sempat mengatakan “Bagaimana akan sejahtera, jika sumber kehidupan mereka kondisinya seperti ini.”

Padahal lanjut Laksda (P) Yuhastihar kembali, selain menjadi sumber kehidupan, sungai ini menjadi akses untuk kehidupan mereka. Nelayan disini menggunakan akses sungai ini sebagai sarana untuk menuju maupun kembali dari melaut.

“Jika sampah menumpuk tentunya akan mengganggu perjalanan nelayan saat menuju ke laut maupun pulang dari menangkap ikan. Disamping menghambat perjalanan dan tidak sedap dipandang mata, nelayan akan menanggung akibat itu, seperti kebutuhan bahan bakar akan meningkat,” ujarnya.

Kapal Nelayan Sedati Sidoarjo.

Saat menyapa warga Dusun Gesik Kidul, Laksda (P) Yuhastihar meminta warga untuk membenahi pola kehidupan mereka dan menjaga kebersihan sungai mapun lingkungan tempat tinggal.

Karena menurutnya, kebersihan berkaitan dengan kesehatan. Jika hal itu tidak bisa dilakukan, maka akan timbul bibit penyakit yang akan mengganggu aktivitas warga yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Dan jika itu terjadi, nelayan tidak bisa menangkap ikan. “Akibatnya perekonomian pun akan terganggu”, tuturnya.

Untuk itu lanjut Laksda (P) Yuhastihar, perlu kesadaran kita semua bahwa itu merupakan kebutuhan kita semua untuk menjaga kebersihan, beliau juga mengajak warga untuk selalu berusaha lebih baik lagi, meskipun ada rintangannya. (Red/*)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …