Rabu, 17 Juli 2019, 19:55
Home / EDUKASI / DIES NATALIS UK PETRA AJAK ARSITEKTUR MELAKUKAN PEMBANGUNAN BEREMPATI PADA MANUSIA
Poster Dies Natalis UK Petra.

DIES NATALIS UK PETRA AJAK ARSITEKTUR MELAKUKAN PEMBANGUNAN BEREMPATI PADA MANUSIA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kegiatan Dies Natalis ke – 52 dari Program Studi Arsitektur UK Petra dengan tema ‘Return to Zero’ digelar seminggu sejak tanggal 22 – 27 April 2019 di kampus UK Petra, Surabaya.

Dalam kesempatan ini Prof. Ir. Lilianny S. Arifin, M.Sc. PhD., selaku Ketua Program Studi Arsitektur UK Petra mengungkapkan, “Di hari yang bahagia ini kami ingin mengajak para arsitektur hingga pengamat dunia arsitektur untuk berempati pada manusia, lingkungan maupun teknologi digital yang sedang berkembang pesat. Sebab kami melihat akhir – akhir ini kecenderungan pembangunan saat ini hanya menonjolkan keunggulan teknologi dan bentukan yang unik saja dan mulai melupakan kehadiran manusia sebagai penggunanya,” ungkapnya Rabu (24/04/2019).

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan mulai dari pameran, Talkshow, kompetisi, konferensi hingga pentas seni. Untuk pameran, mereka telah menyiapkan Pameran Produk dan Karya Petra Architecture Week digelar mulai 22 – 26 April 2019 ini merupakan pekan pameran industri atau material arsitektur, pameran karya dari beberapa studio perancangan Arsitektur UK Petra serta karya para dosen.

Sedangkan kegiatan Talk Show : Architecture at the Intersection digelar pada hari ini Rabu, 24 April 2019 mulai pukul 09 : 00 WIB di gedung Q UK Petra.

Kegiatan ini berisi rangkaian talkshow yang dimana pengetahuan arsitektur ternyata dapat berkolaborasi dengan bidang lain diantaranya dengan fashion, fotografi, food, film, Ekhibisi dan Branding.

Tak hanya itu, konferensi internasional juga dihadirkan dalam gelaran Dies Natalis ke – 52 Prodi Arsitektur UK Petra ini, Konferensi Internasional 3rd ICEA (International Conference on Emphatic Architecture) ini akan digelar selama dua hari (25 – 26 April 2019).

Dies Natalis ke 52 UK Petra.

Konferensi Internasional ini berfokus pada Arsitektur yang berempati baik pada pengguna maupun lingkungan. Menghadirkan lima keynote speaker yaitu Yori Antar dari Han Awal & Partners – Indonesia, Prof. Mohd. Hamdan Ahmad dari Universiti Teknologi Malaysia (UTM) Malaysia, Kuowei Eleazar Godfrey Chiu dari Tunghai University Taiwan, Siritip Harntaweewongsa dari Green Dwell Thailand dan Keat Ong dari Nota Design Group Singapore.

Bramasta Putra Redyantanu, S.T., M.T., selaku dosen Arsitektur UK Petra mengatakan, “Dalam konferensi internasional ini kami mengajak para arsitek untuk bersama – sama berhenti sejenak mendiskusikan dan memikirkan kembali sejauh mana dampak pembangunan pada kota, sejarah, budaya dan pada anak – anak maupun leluhur kita,” urainya.

Rangkaian kegiatan ini ditutup dengan pentas seni yang digelar di kampus UK Petra. Dengan adanya kegiatan ini, semoga dapat memperbaharui teori dan pengalaman berarsitektur dalam mewujudkan karakter, keasrian dan keseimbangan karya arsitektur dan lingkungannya. (Red)

Check Also

RISMA TERTAWA SAAT DIMINTA MAJU MENJADI GUBERNUR DKI JAKARTA 2022

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Dalam Sebuah Video yang diunggah oleh sebuah akun