Minggu, 20 Oktober 2019, 1:22
Home / JAWA TENGAH / PRESIDEN HARAP BATIK TERUS DIKENALKAN KEPADA GENERASI MUDA DAN INTERNASIONAL
Presiden Jokowi saat disambut Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

PRESIDEN HARAP BATIK TERUS DIKENALKAN KEPADA GENERASI MUDA DAN INTERNASIONAL

WAGATABERITA.COM – SURAKARTA. Peringatan Hari Batik Nasional 2019 di selenggarakan di Puro Mangkunegaran, Kota Surakarta yang jatuh pada tanggal 2 Oktober tiap tahunnya, batik Indonesia merupakan warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi yang diakui oleh UNESCO.

Dalam peringatan Hari Batik Nasional ke – 10 ini, Presiden Joko Widodo menyampaikan, “Selamat Hari Batik Nasional tahun 2019 dan terima kasih bapak, ibu, dan semuanya yang telah menjaga dan menciptakan karya – karya adiluhung bagi bangsa, bagi negara, yang terus menggoreskan jati diri kita dan memberikan sumbangsih Indonesia kepada kebudayaan dunia,” ujar Presiden Rabu, (02/20/2019).

Perkembangan batik beserta aktivitas para perajinnya terus berkembang sejak ditetapkan sebagai warisan budaya, “Melalui peringatan Hari Batik Nasional kali ini, kita meneguhkan kembali komitmen terhadap batik Indonesia, komitmen kita untuk membentuk generasi muda Indonesia yang sigap melestarikan batik,” kata Presiden.

Presiden mengatakan bahwa dibutuhkan kerja keras untuk melestarikan batik dengan memperkenalkan warisan budaya asli Indonesia kepada generasi muda dan masyarakat internasional, “Kita juga harus berani memperkenalkan batik ke acara – acara internasional dan menjadikan batik sebagai duta budaya Indonesia pada masyarakat dunia,” tuturnya.

Presiden Jokowi saat membatik Cap.

Pelajaran batik saat ini diberikan dalam muatan lokal di sejumlah sekolah hal itu didengar dari seorang siswa SMK yang menyampaikan bahwa pelajaran membatik diberikan sebanyak tiga kali dalam seminggu saat ditanya Presiden, “Saya kira tiga kali sudah lebih dari cukup asal komitmen itu kita pegang terus sehingga komitmen untuk menjaga pengakuan UNSESCO yang menetapkan batik menjadi warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi betul – betul terus akan bisa kita pegang,” ujarnya.

Hadir dalam peringatan ini di antaranya ialah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo, Menteri Perindustrian Airlangga Hartanto, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf, Wakil Menteri Luar Negeri A.M. Fachir, Ketua Dewan Komisioner OJK Wimboh Santoso, dan Ketua Yayasan Batik Indonesia Yultin Ginanjar Kartasasmita. (Red)

Check Also

WAGATABERITA.COM – SUMEDANG. Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Sumedang