Sabtu, 18 April 2026, 19:21
Home / NEWS / ANGKA KEMATIAN TINGGI PEMPROV JATIM LAKUKAN TIGA UPAYA TEKAN KORBAN COVID
Webinar wakil Gubernur Jatm.

ANGKA KEMATIAN TINGGI PEMPROV JATIM LAKUKAN TIGA UPAYA TEKAN KORBAN COVID

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) terus berusaha menekan angka kematian kasus Covid – 19 di Jatim dengan berbagai cara diantaranya penanganan cepat terhadap pasien dengan risiko tinggi termasuk memperbanyak ruang isolasi dan rumah sakit darurat untuk pasien katagori ringan dan sedang. Jumat (05/06/2020).

Diinfornasikan jumlah pasien positif corona yang meninggal berdasarkan data hingga 04 Juni 2020 sebanyak 437 orang, “Ini yang sempat membuat saya khawatir. Kalau jumlah positif yang naik, mungkin karena rapid test yang masif. Tetapi, angka kematian ini, bagi saya paling jujur, bahwa ini harus diantisipasi,” ungkap Wakil Gubernur Jatim Emil dalam Webinar bertema ‘Cara Jatim Bangkit Dari Covid – 19.’

Kasus kematian Covid – 19 sendiri sebagian terjadi pada pasien dengan penyakit berisiko, antara lain diabetes, hypertensi dan gangguan jantung dan mereka yang perlu mendapatkan penanganan ekstra sejak awal dan Jatim telah melakukan tiga langkah pencegahannya.

Langkah Pertama PSBB untuk mengendalikan angka penyebaran. Tujuannya, tidak banyak pasien yang dirujuk ke rumah sakit dan kedua, pengaturan rumah sakit rujukan yang memiliki banyak space sehingga bisa menangangi pasien dengan penyakit bawaan yang berisiko.

Selanjutnya langkah ketiga dilakukan penanganan lebih lanjut bagi pasien covid – 19 diantaranya model pengobatannya dan kapan memakai ventilator, “karena itu, beberapa waktu lalu Ibu Gubernur mendirikan RS Darurat dengan kapasitas 500 bed. Tujuannya, pasien Covid – 19 yang ringan atau sedang bisa dirawat di sana. Bukan langsung ke rumah sakit rujukan,” kata Emil.

Jumlah angka kematian Covid – 19 di Jatim tinggi karena rasio pasien berisiko di Jatim cukup tinggi, “Case fatality rate (CFR) berkisar 8 – 9 persen. Ini tinggi sekali. Ini terjadi karena banyak hal, antara lain pasien covid – 19 yang berusia lanjut lebih besar. Selain itu juga karena ada penyakit bawaan. Angkanya cukup besar,” kata Pengamat Kesehatan Universitas Airlangga (Unair) Atik Choirul Hidajah.

Diketahui webinar ini menghadirkan empat pembicara, antara lain Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa (Diwakili Wakil Gubernur Jatim Emil Elestianto Dardak); Pengamat Kesehatan Unair Atik Choirul Hidajah; Wali Kota Malang Sutiaji; serta Pengamat Sosial Universitas Brawijaya Rahmat Kriyantono. (Red)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …