Jumat, 5 Juni 2026, 17:04
Home / JAWA BARAT / BPIP TEMUKAN MUTIARA PANCASILA DARI KOMUNITAS BAND HEAVY METAL BANDUNG
Foto Prof Hariyono bersama komunitas Band Musik Heavy Metal Bandung.

BPIP TEMUKAN MUTIARA PANCASILA DARI KOMUNITAS BAND HEAVY METAL BANDUNG

WAGATABERITA.COM – BANDUNG. Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia (BPIP RI) Prof Hariyono, Ngariung bareng komunitas Band Musik Heavy Metal Bandung, di salah satu resto di kawasan Jalan Flores Bandung, Jawa Barat, Jumat (29/03/2019).

Dipelopori oleh Artis Senior, Trie Utami, setidaknya ada 5 Grup Musik Heavy Metal yg turut hadir saat diskusi bersama Plt. Kepala BPIP, Prof. Hariyono, yaitu ; Grup Musik Jasad, Kaluman, Disinfected, Turbidity dan Gore in famous, di cafe Panas – Dalam yang terletak di Jalan Flores Kota Bandung.

Membuka dialog, Trie Utami menjelaskan bahwa ada kurang lebih 100 grup musik metal di Bandung yang bergabung dalam komunitas ‘Bandung Death Metal’ Kang Man, Vokalis grup band Jasad menambahkan selama ini sudah terbiasa untuk hidup saling bantu dan gotong royong.

“Komunitas kami Landasannya adalah ‘Cinta Kasih’ semboyannya adalah kukuh dalam pendirian walaupun badan hancur tetap Pancasila dan Merah Putih. Nilai – nilai Pancasila sudah lama kami praktekkan,” ujarnya.

Lanjutnya “Di setiap melakukan tur atau manggung ke Luar Negeri, kami selalu membawa Bendera Merah Putih dan Lambang Burung Garuda untuk mereka tempatkan di atas panggung saat pentas. Di momen itulah kita punya kesempatan untuk mengharumkan Indonesia di tingkat Dunia. Grup Musik Jasad sendiri sampai saat ini sudah melakukan tur musik ke berbagai negara seperti Cekoslovakia, Inggris, Jerman, Malaysia dan Thailand,” terangnya.

Prof Hariyono, Ngariung bareng komunitas Band Musik Heavy Metal Bandung

Artis Senior, Trie Utami juga menjelaskan “hasil dari penjualan merchand di distro, selain dipergunakan mereka untuk kebutuhan bermusik, dana tersebut juga dipakai untuk menyalurkan bantuan bagi anak – anak korban bencana alam di berbagai wilayah. Kami juga aktif mendirikan rumah – rumah baca bagi anak – anak agar memiliki kebiasaan membaca sejak dini.”

Prof Hariyono mengaku dari pertemuan tersebut dapat belajar dan menemukan mutiara Pancasila dari para komunitas musik Death Metal. “Disitu saya melihat ada spirit kejayaan bangsa Indonesia di dalam diri anak-anak muda yang memiliki bakat musik aliran metal tersebut. Yang sangat menakjubkan setelah mengetahui bahwa karya – karya para komunitas musik itu, mereka sudah mendunia,” ucap Prof Hariyono dalam keterangannya, Minggu (31/3/2019). (Red/*)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …