Selasa, 21 Juli 2026, 22:58
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / PERDAGANGAN ANTAR PULAU JAWA TIMUR SURPLUS
Gubernur Jatim Soekarwo Memukul Gong Sebagai Tanda Pembukaan Pameran Batik Bordir Dan Aksesoris Rabu (10/05/2017) Di Grand City Mall Surabaya. Sumber Foto : Halaudin Ma'waledha

PERDAGANGAN ANTAR PULAU JAWA TIMUR SURPLUS

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Perdagangan antar pulau Provinsi Jawa Timur (Jatim) sudah surplus hingga Rp 45 triliun.

Itu dikemukakan Gubernur Jatim Soekarwo saat membuka Pameran Batik Bordir & Aksesoris di Grand City Mall Surabaya Rabu (10/05/2017).

Itu sebabnya, kata Soekarwo, adanya pameran batik bordir dan aksesoris, diharapkan mampu mendorong peningkatan transaksi antar pulau bagi Jawa Timur.

Kepada para pengrajin batik bordir dan aksesoris diharapkan dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Sebab tanpa itu bukan tidak mungkin akan tergusur oleh produk – produk dari luar.

Ada tiga item penting yang harus diperhatikan dalam menghadapi persaingan global, kata pakde Karwo, panggilan akrab Gubernur Jatim itu yakni inovatif, berkualitas dan harga murah atau harga bersaing. Selain itu proses pendistribusian cepat.

“Kalau kita sudah miliki itu, pasti kita menang. Bisnis itu perang, “kata Pakde Karwo, lalu menambahkan, sudah saatnya hijrah dari pemikiran konvensional ke pemikiran modern.

Karena itu Pak De Karwo berharap pameran tahun depan dapat mengundang provinsi lain di tanah air supaya bisa terlihat ada persaingan, baik inovasi, kualitas maupun harga.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur Moch. Ardi P mengatakan pameran batik ke 12 itu diikuti 18 kabupaten/kota di Jawa Timur. Target transaksi pada pameran kali ini sebesar Rp 7 miliar dengan jumlah pengunjung sekira 50.000 orang.

Pameran yang berlangsung 10 – 14 Mei 2017 itu terdiri dari 219 stand, jauh lebih banyak dibanding tahun lalu hanya sebanyak 209 stand. Bahkan ada yang ditolak karena sudah kehabisan tempat, kata Ardi.

Pada kegiatan pameran batik bordir dan aksesoris ini, juga diadakan lomba desain batik.

Lomba desain batik kategori guru pemenang pertama diraih oleh Budi Raharjo dari Kabupaten Pacitan, pemenang kedua adalah Ahmad Masduki dari Kabupaten Sampang, Madura dan pemenang ketiga Abdul Muis (Trenggalek). Untuk kategori umum/mahasiswa pemenang pertama Hadi (Pamekasan), pemenang kedua Sarti (Tuban) dan pemenang ketiga Toni R. Artianingsih (Pacitan) sedangkan kategori pelajar, juara 1 diraih Imanuel Lapusa (Pacitan) juara 2 Triwinarti (Surabaya) dan juara 3 Derliana Aisya (Bondowoso). (Haludin Ma’waledha)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO