WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Ratusan Bonek yang merupakan suporter fanatik Persebaya menggelar aksi di depan Gedung Graha Pena Surabaya, Senin (22/5/2017).
Aksi suporter Persebaya itu meminta manajemen Persebaya untuk memecat pelatih Persebaya Iwan Setiawan. Mereka menilai pelatih Persebaya itu menyepelehkan Bonek yang merupakan suporter Persebaya.
Padahal, suporter sangat berperan menyemangati pemain Persebaya, setiap kali turun tanding. ‘’Gara – gara Persebaya kalah di Martapura, dikiranya karena Bonek,‘’ ujar para Bonek itu saat orasi bergantian.
Kata mereka, tanpa Iwan Setiawan Persebaya, akan tetap Jaya. Bonek sebagai suporter fanatik akan terus menyemangati pemain Persebaya agar tampil sebagai pemenang dalam setiap kali bertanding.
Aksi Bonek dari berbagai daerah di Jawa Timur itu dipimpin Andi Peci dan sejumlah korlap lainnya.
Meski beredar informasi, Iwan Setiawan telah dipecat oleh manajemen sebagai pelatih Persebaya, tetapi utusan Bonek masih tetap bersikuku untuk bertemu Presiden Direktur Persebaya Asrul Ananda.
Arek – arek Surobayo itu kemudian berkesempatan bertemu Asrul Ananda, putra Dahlan Iskan itu di Gedung Graha Pena Surabaya lantai 4.
Pada pertemuan itu perwakilan Bonek mendesak agar Iwan Setiawan segera mengundurkan diri, atau kalau tidak, segera dipecat sebagai pelatih Persebaya.
Kemarahan Bonek itu disebabkan, pada saat bertanding di Martapura, Persebaya kalah dari kesebelasan tuan rumah. Kekalahan itu seolah – olah yang disalahkan adalah Bonek. ‘’Kami sebagai Bonek pasti marah, kita dianggap remeh,‘’ tutur Rizki, salah seorang Bonek asal Waru, Sidoarjo.
‘’Kita minta dia mundur, pak. Dia tidak mampu melatih pemain Persebaya dengan baik,‘’ ujar para suporter Persebaya yang sejak pagi hari sudah memadati halaman Gedung Graha Pena Surabaya, Jawa Timur (Jatim) yang juga merupakan kantor surat kabar terbesar di Jatim itu. (Haludin Ma’waledha)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.