WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Jajaran kepolisian resort kota besar Surabaya gencar melakukan razia tempat kost jelang bulan Ramadhan. Kali ini giliran Ravelia Kost di Jalan Kedung Doro No 92 Surabaya yang digeledah petugas.
Operasi dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya AKBP Shinto Silitonga. Kedatangan petugas kepolisian yang dibantu oleh satuan polisi pamong praja kota Surabaya ini menjadi pusat perhatian warga dan pemakai jalan.
Dari razia yang dilakukan, petugas mengamankan delapan orang. Enam orang penyewa kamar, satu pemilik kost dan satu karyawannya.
Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga mengatakan, pihaknya gencar mengadakan operasi pekat untuk menekan praktek prostitusi. Terlebih menjelang bulan Ramadhan.

“Kami menemukan dua orang yang selingkuh. Ada juga pasangan gay yang sedang bermesraan dan dua wanita yang diduga pelaku trafficking,” terang Shinto.
Dari hasil pemeriksaan sementara, Shinto menyimpulkan bahwa tempat tersebut telah beralih fungsi dari rumah kost menjadi tempat porstitusi.
“Kami juga memperoleh informasi bahwa ada 26 orang yang keluar masuk ke tempat tersebut dalam sehari, dan tidak lama di dalam kamar. Ini kan aneh,” lanjut Shinto.
Selain mengamankan penghuni, polisi akan meminta keterangan dari pemilik tempat tersebut.
“Tidak menutup kemungkinan pemilik kost jadi tersangka karena menyediakan tempat untuk melakukan transaksi porstitusi,” tegas Shinto.
Sementara itu, Joko Wiyono, Kasi Pengawas dan Pengendali Operasional Satpol PP Kota Surabaya mengatakan Ravelia Kost tidak memiliki ijin usaha tempat kost.
“Hari ini juga, kami akan menutup tempat ini. Tempat ini tidak sesuai dengan fungsinya,” ungkap Joko. (Anggun)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.