Kamis, 30 April 2026, 6:11
Home / JEMBER / PETANI BATU GAMPING JEMBER MENJERIT, HARGA MEROSOT DAN LESU PEMBELI
Aktifitas Pengolahan Batu Gamping Di Jember. Sumber Foto : Zulkiflie

PETANI BATU GAMPING JEMBER MENJERIT, HARGA MEROSOT DAN LESU PEMBELI

WAGATABERITA.COM – JEMBER. Sejumlah petani Batu Gamping di Dusun Krajan, Desa Puger Kecamatan Puger kabupaten Jember Jawa Timur, terancam gulung tikar, Pasalnya harga batu gamping merosot hingga kisaran Rp 70 hingga 72 ribu per kwintal.

Pantauan wagataberita.com Sabtu (18/03/2017), para pengolah Batu Gamping, mengaku sejak 3 tahun terakhir, harus kelimpungan mengatasi merosotnya harga jual batu Gamping di pasaran. Padahal, untuk harga normalnya sendiri biasanya laku terjual Rp 90 ribu, per kwintal.

Selain terhimpit harga jual yang turun, petani Batu Gamping di Jember, semakin menjerit dengan lesunya minat beberapa perusahaan besar pengelola Batu Gamping, dalam membeli produksi Batu Gamping dari petani.

“Dulunya petani tidak sulit memasarkan Batu Gamping, namun tiga tahun terakhir banyak perusahaan tidak mau menerima batu kapur kita, dan hal itu yang membuat kita terpaksa menjualnya secara kaki lima, atau dijual di pinggir jalan,” ungkap Mukad, petani batu Gamping.

Masih menurut Mukad, jika hal itu dibiarkan terus, dapat dipastikan para petani lokal akan tersingkir oleh perusahaan – perusahaan besar, yang kini mulai memasak batu kapur sendiri, dan langsung di salurkan ke pabrik di ibu kota.

Para petani Batu Gamping di Jember, kini hanya bisa berharap adanya kepedulian Pemerintah daerah Jember melalui dinas terkait, supaya nasib para petani gamping bisa dicarikan solusi terbaik, agar tidak terus – terusan merugi dan akhirnya gulung tikar. (Zulkiflie/Dir)

Check Also

USAI DIBENTUK INI KEGIATAN PERTAMA PENGURUS PP IWO

WAGATABERITA.COM – JAKARTA. Jajaran Pengurus Pusat Ikatan Wartawan Online (PP IWO) yang terbentuk beberapa waktu …