Jumat, 20 April 2018, 14:00
Home / EDUKASI / TRI RISMAHARINI MULAI MASUK KAMPUS
Peserta Seminar Nasional Toleransi Umat Beragama Dalam Cita - Cita Kebhinekaan Dan Keutuhan NKRI Di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya, Senin (03/04/2017). Sumber Foto : Haludin Ma’waledha

TRI RISMAHARINI MULAI MASUK KAMPUS

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Walikota Surabaya Tri Rismaharini mulai masuk kampus. Senin (03/04/2017), Tri Rismaharini berkesempatan menjadi pembicara pada sebuah seminar nasional di Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga (Unair) Surabaya.

Seminar itu diprakarsai Gagas Nusantara Koordinator Jawa Timur. Tema yang diangkat ‘’Toleransi Umat Beragama Dalam Cita – Cita Kebhinekaan dan Ketuhan NKRI.’’

Pada kesempatan itu, Risma mengajak mahasiswa dan civitas akademika agar memupuk rasa keberagaman. Keberagaman itu adalah Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika, kata Tri Rismaharini.

Kehadiran Risma di acara seminar di Kampus Fakultas Ekonomi Unair itu, tidak berkaitan dengan kegiatan politik pemilihan Gubernur Jawa Timur yang akan digelar tahun 2018 mendatang, tetapi spekulasi politik di masyarakat mulai muncul.

Risma mulai sasar kalangan kampus melalui acara seminar. Memang hampir semua kesempatan, ketika ditanya kesiapan dirinya untuk maju sebagai calon Gubernur Jatim pada pilkada Gubernur Jatim periode 2018 – 2023, Risma, tak mau berkomentar. Dia selalu menjawab masih fokus membangun Kota Surabaya.

Sementara itu Ketua Partai Demokrat Jawa Timur (Jatim) Soekarwo yang juga Gubernur Jatim, mengatakan partainya harus menjalin koalisi dengan partai lain karena tidak bisa mengusung sendiri. Kursi Demokrat di DPR Provinsi Jatim hanya 13 kursi. Padahal baru bisa mengusung pasangan calon Gubernur dan wakil gubernur Jatim minimal 20 kursi.

Meski begitu, disela – sela puncak acara Hari Pers Nasional dan HUT ke 71 PWI tingkat Jatim, Pakde Karwo, panggilan akrab Gubernur Jatim dua periode itu, mengatakan belum melakukan langkah – langkah berkoalisi untuk memperebutkan Jatim 1. Tapi itu, tidak menutup kemungkinan akan dilakukan, itu tergantung kepengurusan pusat.

‘’Politik itu seni ketidak mungkinan,‘’ ujar Pakde Karwo berseloroh di Gedung Negara Grahadi Surabaya, belum lama ini. Forum Komunikasi Kiai Kampung menyebut dua nama yang cocok memimpin Jatim yakni Saifullah Yusuf (Ketua PB Nahdatul Ulama/Wakil Gubernur Jatim) dan Khofifah Indar Parawansa (Ketua PP Muslimat NU/Mensos RI).

Selain nama itu di kalangan publik Jatim nama putra Presiden RI ke 6, Susilo Bambang Yudhoyono, juga disebut – sebut bakal ikut bertarung di Pilkada serentak Gubernur Jatim 2018. Dia adalah Agus Harimurty Yudhoyono yang sebelumnya, pernah bertarung di Pilkada DKI, tetapi kandas pada putaran pertama.

Selain itu, juga H. Halim (Ketua DPR Provinsi Jawa Timur) dan Tri Rismaharini (Walikota Surabaya). (Haludin Ma’waledha/Dir)

Check Also

KARTINI ILHAM KAUM PEREMPUAN SEPANJANG MASA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Bude Karwo menyambut baik penyelenggaraan acara Kartini’s Day yang didedikasikan untuk

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *