Sabtu, 26 Mei 2018, 15:21
Home / HOTNEWS / RS BHAYANGKARA POLDA JATIM DIJAGA KETAT PASUKAN BRIMOB
Empat Anggota Brimob Polda Jatim Sedang Berjaga Di Pos Security Paling Depan RS. Bhayangkara. Sumber Foto : Haludin Ma'waledha

RS BHAYANGKARA POLDA JATIM DIJAGA KETAT PASUKAN BRIMOB

Setiap Kendaraan Yang Masuk RS. Bhayangkara, Diperiksa Ketat oleh Petugas Brimob. Sumber Foto : Haludin Ma’waledha

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Suasana di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim, Minggu (09/04/2017) dini hari masih mendapat penjagaan ketat dari aparat kepolisian dari Satuan Brigade Mobil (Brimob) Polda Jatim. Sebab enam jenazah terduga teroris sedang diidentivikasi di rumah sakit itu.

Setiap orang yang masuk ke rumah sakit itu mendapat pemeriksaan ketat dari Brimob yang berjaga di Pos security paling depan.

Mereka berjumlah 4 orang dengan pakaian lengkap Brimob dan memegang senjata laras panjang.

Keluarga pasien yang lain maupun wartawan tidak luput dari pemeriksaan.

Pantauan wagataberita.com saat menuju rumah sakit Bhayangkara Polda Jatim sekira pukul 23 : 10 WIB, Sabtu malam, juga harus melalui pemeriksaan ketat para Brimob itu. ”Bapak mau ke mana, Sekarang ini dilarang masuk, meski dari pers. Tunggu saja besok pagi karena rombongan wartawan sudah meninggalkan tempat (pulang),” ujar sang Brimob itu.

Meski begitu, sang Brimob itu mengijinkan wartawan wagataberita.com untuk berkonsultasi di pintu kedua, bersama Security RS Bhayangkara.

Namun, Dwi yang menggunakan pakaian Security yang berjaga di Pos 2 pintu masuk, juga tak membolehkan masuk. “Besok aja pak,” tandas Dwi.

Penjagaan ketat Rumah Sakit Bhayangkara itu karena 6 orang jenazah yang diduga teroris itu sedang diidentifikasi.

Enam jenazah yang diduga teroris itu kini sudah berada di kamar mayat, jenazah yang diduga teroris itu. Kata Dwi, Jenazah teroris dari Tuban (Jatim) tiba di RS Bhayangkara sekira pukul 19 : 00 WIB.

Sore hari, Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, S.I.K kepada wagataberita.com, mengatakan ke – 6 jenazah itu sedang dilakukan identifikasi.

Sebelumnya dilaporkan, petugas gabungan Polres Tuban, Brigadir Mobil dan TNI menembak mati terduga teroris. Sempat terjadi kontak senjata Pukul 17 : 00 WIB di Tuban, Jawa Timur, Sabtu (08/04).

“Sudah dinyatakan oleh Kapolres Tuban ada enam terduga teroris yang tewas dan satu yang berhasil kita tangkap,” kata Kabid Humas Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur Kombes Pol Frans Barung Mangera saat dihubungi wagataberita.com malam, Sabtu (08/04) di Surabaya.

Dari kontak senjata itu petugas juga berhasil mengevakuasi masyarakat. “Masyarakat tidak ada yang terluka, masyarakat tidak ada yang tertembak, dan mengikuti instruksi yang diberikan. Itu yang terpenting,” kata Frans Barung.

Kata dia, saat ini Kapolda Jatim Irjen Pol Drs Machfud Arifin, SH ada di lokasi dan identifikasi sedang berlangsung dan nanti akan disampaikan Kapolda dari kelompok mana, berasal dari mana saja, dan kemudian berafiliasi di mana.

“Keenam jenazah terduga teroris akan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim di Surabaya,” ujarnya.

Dia kembali menegaskan, keberhasilan melumpuhkan terduga teroris dan mengevakuasi masyarakat itu menjadi hal penting. Pihaknya akan berusaha untuk bisa melacak dan melumpuhkan kelompok lain.

Selain menembak mati enam terduga teroris dan menangkap satu lainnya, petugas mengamankan satu unit Mobil Teroris warna putih nopol H 9037 BZ, beberapa HT, satu kotak peluru aktif dan beberapa buku. (Haludin Ma’waledha/Dir).

Check Also

SAMAKAN FREKUENSI ANTARA ESEKUTIF DAN LEGISLATIF GUNA BANGUN JATIM UNTUK KESEJAHTERAAN MASYARAKAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Acara Buka puasa Bersama kembali dilakukan Gubernur Jatim Dr. H. Soekarwo, kegiatan kali

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *