Jumat, 20 Juli 2018, 9:58
Home / EDUKASI / ANGGOTA MPR DARI KELOMPOK DPD RI BAHAR NGITUNG MENGGELAR DENGAR PENDAPAT
Peserta Dengar Pendapat Serius Mengikuti Materi Yang Disampaikan Anggota MPR Dari Kelompok DPD RI Drs H Bahar Ngitung, MBA. Sumber Foto : Muhammad Nasrun

ANGGOTA MPR DARI KELOMPOK DPD RI BAHAR NGITUNG MENGGELAR DENGAR PENDAPAT

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Anggota MPR dari kelompok DPD Drs H Bahar Ngitung, MBA menggelar dengar pendapat bertempat di Warkop Jaya Abadi di bilangan A.P. Pettarani Panakkukang Makassar.

Reliase yang dikirim ke redaksi wagataberita.com Senen (17/04/2017) menyebutkan acara diawali dengan pembukaan yang dilakukan Staf Ahli Anggota DPD RI dari Kantor Perwakilan Sekretariat Jenderal Ibukota Provinsi Sulsel, Muhammad Nasrun, SP, S, E., M. H. Pada kesempatan itu, dia menyampaikan maksud dan tujuan pelaksanaan acara dengar pendapat dan berterima kasih kepada hadirin yang memadati tempat pelaksanaan acara.

Setelah itu, kemudian nara sumber anggota MPR RI dari Kelompok DPD RI Drs H Bahar Ngitung, MBA dipersilakan menyampaikan materinya.

Bahar Ngitung yang biasa disapa OBAMA atau Om Bahar Mantap itu, menyampaikan materi dengan tema ‘’Penegasan Bhinneka Tunggal Ika Sebagai Perekat Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa, dan Bernegara untuk memperkuat Wawasan Nusantara.’’

Kata Bahar Ngitung, yang memuat materi konsepsi tentang semboyan negara yang dirumuskan dalam “Bhinneka Tunggal Ika” meskipun berbeda – beda, tetap satu jua itu, memiliki arti “Ke – eka – an”. Tentu berusaha mencari titik temu dari segala kebhinnekaan yang terkristalisasi dalam dasar negara Pancasila, Undang – Undang NKRI Tahun 1945 serta segala turunan perundang – Undangannya yakni, negara persatuan, bahasa persatuan, dan simbol – simbol kenegaraan lainnya.

Tak hanya itu, wawasan kebhinnekaan yang menerima dan memberi ruang hidup bagi aneka perbedaan, seperti agama/keyakinan, budaya, dan bahasa daerah, serta unit – unit politik tertentu sebagai tradisi budaya juga perlu diperkokoh. Begitu pula jumlah pulau di tanah air yang mencapai 17.504 pulau, jumlah suku sebanyak 1.128 Suku, dan jumlah bahasa sebanyak 1.211 bahasa daerah, itu juga bagian dari keberagaman yang harus dipelihara dengan baik.

Itu sebabnya, setiap penyelenggara negara dan segenap warga negara Indonesia harus memiliki keyakinan, bahwa itulah prinsip – prisip moral ke Indonesiaan yang memandu tercapainya kehidupan bangsa yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.

MPR RI sebagai penjelmaan seluruh rakyat Indonesia, berusaha melaksanakan tugas – tugas konstitusionalnya dengan menjunjung nilai – nilai demokrasi dengan senantiasa menyerap dan memperjuangkan aspirasi rakyat, baik yang disalurkan melalui DPR, DPD maupun saluran – saluran publik lainnya, tandas Bahar Ngitung.

Dengar pendapat yang dilaksanakan, Sabtu (15/04/2017) lalu itu dihadiri unsur masyarakat, parpol, pers, ormas, mahasiswa pasca sarjana dan advokat. Sedangkan pemateri II dengan narasumber Prof. Dr. Marwan Mas, SH;. MH (Pakar Hukum) dari Program Pasca sarjana Universitas Bosowa (Unibos) Makassar, menyampaikan materi yang relevan dengan tema Penegasan Bhinneka Tunggal Ika. Usai kedua nara sumber itu menyampaikan pemaparan masing – masing, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

BULAN RAMADHAN, SEJUMLAH TUNA NETRA DI TRENGGALEK MENGAJI AL QURAN BRAILLE

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Memiliki kebutuhan khusus tak menghalangi para penyandang disabilitas di SMA Luar Biasa Kemala …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *