WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pameran batik bordir dan aksesoris merupakan salah satu upaya pemberdayaan bagi Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Itu dikemukakan Rizal, Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bidang UMKM Jawa Timur (Jatim) kepada wagataberita.com di sela – sela pembukaan pameran batik bordir dan aksesoris di Grand City Mall Surabaya Rabu (10/05/2017).
Dia menambahkan, pameran sangat membantu bagi para pengrajin batik dan aksesoris untuk memasarkan produknya. “Paling tidak bisa memperkenalkan produk mereka,” ujar Rizal.
Karena itu Kadin Jatim yang dinahkodai La Nyalla Mattaliti itu, terus memberikan motivasi kepada perajin batik yang juga anggota Kadin Jatim untuk terus berinovasi dan memperbaiki kualitas produknya. “Kalau mau bisa bersaing kualitas produk lebih diutamakan,” kata Rizal.
Kepada para pengrajin batik bordir dan aksesoris diharapkan dapat terus berinovasi dan meningkatkan kualitas produk. Sebab tanpa itu bukan tidak mungkin akan tergusur oleh produk – produk dari luar.
Pameran batik ke 12 itu diikuti 18 kabupaten/kota di Jawa Timur.
Pameran yang berlangsung 10 – 14 Mei 2017 itu terdiri dari 219 stand, jauh lebih banyak dibanding tahun lalu hanya sebanyak 209 stand.
Pada kegiatan pameran batik bordir dan aksesoris ini, juga diadakan lomba desain batik yang diikuti kategori guru, umum atau mahasiswa dan pelajar. (Haludin Ma’waledha)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.