Sabtu, 26 Mei 2018, 15:21
Home / HOTNEWS / WARGA SIDOARJO DAN TULUNGAGUNG DITANGKAP KARENA DIDUGA ANGGOTA TERORIS
Kabid Humas Polda Jatim, Kombespol Frans Barung Mangera. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

WARGA SIDOARJO DAN TULUNGAGUNG DITANGKAP KARENA DIDUGA ANGGOTA TERORIS

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Upaya kepolisian negara Republik Indonesia menekan pergerakan teroris terus dilakukan. Terakhir, petugas dari Kepolisian Resort Banyuwangi menangkap dua orang yang diduga teroris pada Selasa (04/07/2017) dini hari.

Dua orang tersebut adalah Aji Muhammad I Gusti Ngurah Rai S (54), asal Dusun Losari Desa Kletek, Kecamatan Taman Sidoarjo dan Sutari (36) asal Dusun Pakel, Desa Nglutung Kecamatan Sendang Tulungagung.

Barang Bukti Yang Berhasil Diamankan Dari Gusti Dan Sutari. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

Penangkapan ini diungkapkan oleh Kepala Bidang Humas Polda Jatim Kombespol Frans Barung Mangera, Selasa (04/07).

“Penangkapan ini dilakukan oleh Kepolisian Sektor Glennmore, Banyuwangi,” kata Frans.

Penangkapan ini bermula saat dua tersangka minta ijin kepada Penjagaan Polsek Glennmore untuk istirahat di mushola mapolsek.

Petugas curiga dengan tas ransel yang dibawa dua orang ini dan langsung menggeledah mereka.

Sutari, Tersangka Yang Ditangkap Kepolisian Sektor Glenmore, Banyuwangi. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

“Ini merupakan bentuk kewaspadaan polisi dengan perkembangan dinamika masyarakat,” kata Frans.

Hasilnya pun mengejutkan. Polisi menemukan senjata tajam dan benda lain yang mencurigakan.

Diantaranya satu buah sangkur komando, satu buah golok, satu buah pisau terbuat dari pembuka kunci baut, replika senjata api dan sarungnya.

Selain itu ada juga satu kunci T, satu buah besi menyerupai paku dan satu kotak petasan.

Gusti, Tersangka Yang Ditangkap Kepolisian Sektor Glenmore, Banyuwangi. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

“Kami juga menemukan dua kartu identitas berbeda dari salah satu tersangka. KTP Banyuwangi tapi SIM Denpasar,” terang Frans.

“Selain itu sepeda motor mereka tidak jelas asal usulnya. Masih kami telusuri,” lanjut Frans.

Dari pengakuan dua orang tersebut, mereka dari Sidoarjo akan menuju ke Bali.

Karena mencurigakan, polisi menahan mereka di Polres Banyuwangi untuk dimintai keterangan. Kepolisian tidak ingin kecolongan lagi seperti di Jakarta yang terjadi akhir – akhir ini. (Anggun)

Check Also

KERJA KERAS DAN KOMITMEN APARATUR, PEMPROV JATIM KEMBALI RAIH WTP YANG KE TUJUH KALI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *