WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Sektor pertanian merupakan penyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) terbesar Jatim yakni mencapai 13,6% dari total PDB Jatim.
Itu terungkap dalam sebuah seminar ekspose data Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Timur, Senin (25/09/2017).
Acara yang mengusung tema “Kerja Bersama dengan Data itu pada sesi pertama menampilkan dua pembicara yakni Muh. Farikhin dan Haerul Agus, keduanya dari BPS Jatim.
Kabid Neraca Wilayah BPS Jatim Haerul Agus mengatakan sektor pertanian menyumbang Produk Domestik Bruto (PDB) Jawa Timur yaitu sebesar 13,6% dari total PDB Jatim Rp 1,855 triliun.
Angka tersebut kata dia, merupakan penyumbang PDB terbesar Jatim dari semua produk unggulan di Jawa Timur.
Sementara Kabid Produksi Muh. Farikhin memaparkan industri manufaktur atau industri pengolahan di Jawa Timur.
Data yang ada, kata Muh. Farihkin, penopang ekonomi terbesar di Jawa Timur adalah Industri Mikro Kecil (IKM) yang mencapai hingga 70%. Sementara Industri Besar Sedang (IBS) hanya sebesar 30% saja. “Itu terbukti saat terjadi krisis di tanah air hasil survey tahun 2009, yang mampu bertahan adalah IKM, “tandas Farihkin, lalu menambahkan ketika itu Jawa Timur kondisi perekonomiannya anjlok hingga minus 18%.
Pada sekator manufaktur ini, BPS mengelompokan industri pengelahan itu menjadi dua kelompok yakni kelompok IKM merupakan industri kecil.mikro itu yang memiliki tenaga kerja 1-4 orang pekerja dan IBS yang memiliki pekerja 4 ke atas. (Haludin Ma’waledha)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.