Selasa, 12 Desember 2017, 21:15
Home / NEWS / MUI JATIM MENDUGA, ADA PIHAK INGIN MEMBENTURKAN MUI DENGAN PEMERINTAH
Ini Produk UMKM Binaan MUI Yang Telah Mendapat Label Halal. Sumber Foto : Haludin Ma’waledha

MUI JATIM MENDUGA, ADA PIHAK INGIN MEMBENTURKAN MUI DENGAN PEMERINTAH

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Munculnya keresahan di masyarakat  terkait hadirnya negara dalam pemberian sertifikat halal terhadap produk makanan dan minuman serta kosmetik di tanah air, merupakan suatu kebutuhan. Hanya saja, diduga ada pihak yang sengaja ingin membenturkan MUI dengan pemerintah. ‘’Seolah – olah kewenangan MUI terhadap pemberian sertifikat halal kepada makanan dan minuman serta kosmetik dicabut. Padahal, sama sekali tidak demikian,‘’ ujar H. Mochamad Yunus, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur.

Saat ditemui di Sekretariat MUI, Yunus mengatakan, saat ini negara sudah hadir dalam pemberian sertifikat halal. Itu artinya, masyarakat muslim yang menggunakan produk makanan dan minuman serta kosmetik  yang beredar di tanah air akan dijamin halal oleh negara. ‘’Ini langkah maju,‘’ tandas Yunus.

Badan Pengkajian (BP) Jaminan Produk Halal (JPH) yang dibentuk Kementerian Agama, baru akan efektif bekerja pada tahun 2019 mendatang. Sekarang ini pengurusan sertifikat halal masih berjalan seperti biasa yang dilakukan oleh Lembaga Pengkajian (LP) POM MUI hingga awal 2019.

Meski beralih lembaga yang mengeluarkan sertifikat produk halal, bukan berarti MUI tidak punya kewenangan karena semua sertifikat halal itu terlebih dahulu dimintakan Fatwa MUI. ‘’Finalnya di MUI,‘’ tutur Yunus.

Begitu pula sertifikat halal yang telah dikeluarkan oleh LP POM MUI, juga tetap berlaku, Tidak berarti dicabut.  Hanya saja, bagi masyarakat yang akan mengurus sertifikat halal pada tahun 2019, tidak lagi di LP POM MUI melainkan sudah melalui BP – JPH.

Harapan kedepan adanya BP – JPH ini bagi MUI adalah sertifikat label halal itu menjadi lifestyle di tanah air. Tidak hanya sekedar produk makanan dan minuman serta kosmetik tetapi, berbisnis pun, sudah memanfaatkan sertifikat halal. Misalnya di perbankan sudah menggunakan bank syariah, berwisata halal serta hotel sudah menggunakan label halal. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

PAMIT CARI RUMPUT, KAKEK DI TRENGGALEK TEWAS TERBUJUR KAKU

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Kejadian penemuan mayat di gubuk hutan petak 146b masuk Dusun Brajang RT 09 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *