WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Jatinom Group berkantor pusat di Blitar, sejak berdiri telah mengembangkan bisnis syariah.
Maklum, Marwin Siswojo, pemilik perusahaa ini adalah pentolan Muhammadiyah.
Kini berbagai usaha produktif ia lakukan dianataranya pemeliharaan ayam kampung, burung puyuh, bebek dan juga penetasan telur, baik ayam kampung, bebek maupun buruh puyuh serta penggemukan sapi dan kambing, kata Irfan, Supervisor Jatinom Group saat ditemui di stan pameran, Sabtu (11/11/2017) di Grand City Mall Surabaya.
Kata Irfan, Jatinom Group tidak hanya bergerak pada sektor bisnis peternakan, tapi sudah merambah hingga ke agrikultur yakni perkebunan kelapa sawit. “Semua bisnisnya, berbasis syariah,” tandasnya.
Dalam mengembangkan bisnis syariahnya Jatinom Group selalu bekerjasama dengan masyarakat setempat. Masyarakat membuat kelompok peternak, kemudian pihak Jatinom Group memberikan pelatihan kepada peternak dan hasil di jual ke Jatinom Group dengan harga pasar.
Pertama Jatinom Group di Bilitar mengembangkan bisnis ayam pedaging dan petelur, bebek potong dan petelur, puyuh petelur, penggemukkan sapi, kambing, ayam kalkun dan budidaya ikan patin. “Bergerak di pertenakan sudah lebih dari 40 tahun, “ujar Irfan, lalu menambahkan semu jenis usahanya, selalu bermitra dengan masyarakat.
Begitu pula perkebunan kelapa sawit, juga dengan sistem mandiri murni oleh petani.
Lahannya milik petani, tapi hasil penenya baru dijual ke Jajinom Group.Sehingga masyarakat bertindak sebagai investor. “Ini kami istilah bisnis mandiri murni dengan sistem syariah,” tutur Irfan.
Saat ini Jatinom Group telah memiliki 13 kandang ayam peternak yang dikelola langsung oleh petani sendiri, namun bermitra dengan Jatinom Group.
Sementara mensin penetasan yang dimiki mrmpunyai kapasitas produksi 12 ribu anak ayam yang ditetaskan tiap minggu. (Haludin Ma’waledha)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.