Sabtu, 21 Juli 2018, 3:14
Home / NEWS / RATUSAN RUMAH DI TRENGGALEK MENJADI KORBAN BENCANA ALAM
Salah Satu Rumah Terdampak Bencana Longsor Beberapa Waktu Lalu. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

RATUSAN RUMAH DI TRENGGALEK MENJADI KORBAN BENCANA ALAM

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Ratusan rumah di kota tempe kripik menjadi korban atas bencana longsor yang terjadi beberapa waktu lalu. Musim penghujan yang terjadi akhir – akhir ini mengundang sejumlah bencana seperti tanah longsor dan banjir di Kabupaten Trenggalek. Oleh karena itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Trenggalek, terus melakukan pembaruan terhadap daerah yang terdampak pasca terjadinya bencana tanah longsor beberapa waktu lalu.

Hal tersebut dilakukan sebagai langkah tindakan kegawat daruratan terhadap korban bencana alam. Diketahui, berdasarkan informasi yang diterima dari BPBD Kabupaten Trenggalek, tercatat sekitar 277 titik yang menjadi korban terdampak bencana. Seperti perumahan warga hingga fasilitas umum (Fasum) diantaranya bangunan sekolah, lahan masyarakat dan tempat ibadah yang terdampak bencana di 25 Desa yang ada di 5 Kecamatan.

“Dari jumlah 277 titik, seperti perumahan warga, fasilitas – fasilitas umum dan tempat ibadah yang menjadi korban terdampak, mayoritas kerusakan terparah adalah rumah penduduk dengan jumlah 265 unit. Dan data tersebut telah dilaporkan ke BPBD Provinsi Jawa Timur untuk kegiatan tanggap darurat,” tutur Sekretaris BPBD Kabupaten Trenggalek, Dodok Eko Soebijakto saat dikonfirmasi, Senin (23/10/2017).

Lebih lanjut, Dodok mengatakan bahwa dari jumlah tersebut terbanyak terdapat di Kecamatan Munjungan dengan terdampak pada 225 rumah, 2 fasilitas umum, dan 1 bangunan sekolah. Sedangkan untuk 4 kecamatan yang lain meliputi Kecamatan Watulimo 1 rumah, Kecamatan Dongko ada 3 rumah, 1 sekolah, dan 1 tempat ibadah. Sedangkan untuk Kecamatan Kampak ada 7 rumah dan 1 tempat ibadah, serta Kecamatan Panggul ada 29 rumah, 4 fasilitas umum dan lahan pertanian.

Hingga berita ini diturunkan, pihak BPBD KabupatenTrenggalek telah mendistribusikan bantuan berupa bahan pokok, seperti beras, minyak gorong mie instan, lauk cepat saji dan sebagainya kepada korban terdampak bencana. Diketahui lantaran kondisi rumahnya yang terdampak musibah dimungkinkan masyarakat kesulitan untuk mencari bahan makan.

“Saat ini BPBD Kabupaten Trenggalek, tengah berupaya meminta dana Biaya Tidak Terduga (BTT) dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim.

Meski demikian BPBD akan terus melakukan perbaikan data, terkait ada kemungkinan titik yang terjadi bencana lagi akibat hujan yang bisa saja terjadi. Sehingga jika ada informasi terkait adanya daerah yang terjadi bencana BPBD akan langsung menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) juga bekoordinasi dengan berbagai pihak seperti pemerintah desa, kecamatan, TNI dan polisi yang ada dilokasi terdekat,” imbuh Dodot.

Dikonfirmasi terpisah, Camat Munjungan Rudijanto menuturkan bahwa memang Kecamatan Munjungan merupakan daerah yang terbanyak terdampak bencana. Sehingga disaat terjadi bencana pemerintah langsung membentuk posko untuk penanggulangan bencana tersebut. Dengan banyaknya daerah yang terdampak bencana tersebut membuat perwakilan dari BPBD Provinsi Jatim langsung meninjau lokasi untuk memperoleh data yang akurat.

“Saat ini kami terus melakukan pembersihan di beberapa titik yang terjadi longsor dengan cara kerja bakti yang dilakukan secara bersama-sama,” tuturnya. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

INI TANGGAPAN PEMKAB PROBOLINGGO PASCA AKSI PERBAIKAN JALAN OLEH WARGA

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pasca aksi perbaikan jalan rusak oleh warga, yang dilakukan secara swadaya di Desa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *