Selasa, 12 Desember 2017, 23:15
Home / FEMALE / KARIR / CALON TENAGA KONTRAK TAK BISA TUNTUT MENJADI PNS
Antrian Pendaftaran Calon Tenaga Penunjang Banpol PP Dan Pemadam Kebakaran Di Kantor Satpol PP Kabupaten Trenggalek. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

CALON TENAGA KONTRAK TAK BISA TUNTUT MENJADI PNS

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Para pendaftar calon tenaga kontrak/penunjang Banpol PP dan pemadam kebakaran (Damkar) dipastikan tidak dapat menuntut menjadi Pegawai Negeri Sipil atau Aparatur Sipil Negara di Kabupaten Trenggalek. Seperti yang diketahui bahwa dalam salah satu persyaratan yang diajukan untuk menjadi tenaga penunjang harus siap dan menyatakan diri tidak akan menuntut menjadi PNS maupun ASN.

Berdasarkan informasi yang diterima, jumlah tenaga penunjang yang dibutuhkan di kantor Satpol PP Kabupaten Trenggalek tercatat ada 42 tenaga. Saat ditemui di kantornya Kepala Satpol PP Kabupaten Trenggalek mengatakan bahwa dari seluruh tenaga penunjang tersebut rencananya akan mendapat kesempatan kerja kontrak selama 1 tahun kedepan.

“Nantinya seluruh tenaga penunjang yang diterima baik sebagai anggota Satpol PP maupun pemadam kebakaran, akan menerima kontrak kerja selama 1 tahun. Dan juga akan menerima gaji sesuai dengan UMK yang ada di Kabupaten Trenggalek,” ungkap Ulang Setiap, Rabu (15/11/2017).

Diakui Ulang, sapaan akrabnya jika selama 1 tahun menjalani kontrak kerja dengan kinerja yang bagus dan sekiranya masih dibutuhkan, maka kontrak kerja akan diperpanjang selama 1 tahun kedepan.

Pihaknya juga tidak menjamin para calon anggota Satpol PP dan Damkar ini bisa menjadi PNS atau ASN. “Berbicara mengenai masa depan calon pendaftar yang nantinya diterima menjadi tenaga penunjang, kami pihak Pemerintah Daerah tidak menjanjikan akan menjadikan tenaga penunjang ini menjadi PNS. Pasalnya seluruh pendaftar calon tenaga penunjang Banpol PP dan Damkar ini menyertakan surat pernyataan yang berisi tidak akan menuntut untuk menjadi PNS atau ASN suatu saat nanti,” tegasnya.

Lebih lanjut, seluruh tenaga penunjang yang direkrut oleh Satpol PP di Kabupaten Trenggalek ini rencananya akan mulai aktif menjalani kontrak kerja pada bulan Januari tahun 2018 mendatang.

Ulang juga menegaskan bahwa untuk wilayah kerja yang akan diberikan kepada calon tenaga penunjang baru nantinya akan dipikirkan di kawasan wisata Pantai Prigi dan sekitarnya. Sekaligus menjadi sea guard dan membantu menanggani trantibbum di wilayah Watulimo, serta mengawal penarikan retribusi di kawasan wisata. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

PAMIT CARI RUMPUT, KAKEK DI TRENGGALEK TEWAS TERBUJUR KAKU

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Kejadian penemuan mayat di gubuk hutan petak 146b masuk Dusun Brajang RT 09 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *