Sabtu, 18 Agustus 2018, 5:29
Home / NEWS / USAI PESAN BAKSO, KULI BANGUNAN MENINGGAL DUNIA
Olah Tempat Kejadian Perkara Oleh Pihak Kepolisian. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

USAI PESAN BAKSO, KULI BANGUNAN MENINGGAL DUNIA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Seorang kuli bangunan asal Trenggalek ditemukan meninggal dunia saat memesan bakso di komplek Terminal bus masuk Kelurahan Surondakan Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Korban diketahui bernama Sukatini (49) warga Dusun Nglungon Rt 18 Rw 09 Desa Cakul Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek.

Menurut keterangan yang dihimpun dilokasi, kejadian tersebut terjadi pada Minggu sekira pukul 10 : 00 WIB. Berawal saat korban bersama Jumiyem hendak pulang kampung ke Trenggalek setelah bekerja menjadi kuli bangunan di Blimbing Malang selama 5 bulan.

Setelah melalui perjalanan dari Malang ke Trenggalek sejak pukul 06 : 00 WIB dengan naik kendaraan umum bus, keduanya tiba di Terminal Bus Surondakan Trenggalek pukul 10 : 00 WIB. Sesampainya di terminal, mereka memutuskan beristirahat sejenak di salah satu warung bakso di seputaran terminal.

Usai memesan 2 mangkuk bakso, saat keduanya hendak makan, korban tiba – tiba tertunda dengan posisi kepala dimeja dekat mangkuk bakso. Kapolres Trenggalek AKBP Donny Adityawarman melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek, Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian orang meninggal dunia mendadak di komplek terminal bus Trenggalek.

“Memang benar, bahwa terjadi orang meninggal dunia mendadak yang berada di warung bakso yang berada di komplek terminal bus Surondakan Trenggalek. Sebelumnya saksi juga sempat melakukan pertolongan pertama kepada korban dengan memberikan minyak angin. Namun sayangnya korban tidak tertolong lagi,” ungkapnya.

Lebih lanjut Supadi mengatakan, mengetahui hal ini salah satu saksi melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindak lanjuti.

“Dari hasil pemeriksaan sementara, diduga korban mengalami serangan jantung. Selanjutnya korban dilarikan ke kamar jenazah di RSUD Dr Soedomo Trenggalek untuk penanganan lebih lanjut hingga penyerahan jenazah kepada pihak keluarga,” pungkasnya.

Berdasarkan keterangan dari dokter yang menangani, diketahui korban meninggal dunia lantaran mengalami penyempitan pembuluh darah. Diduga korban memiliki riwayat penyakit hipertensi semasa hidupnya. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

GANDENG MARK PLUS, PEMKAB TRENGGALEK DORONG PENGELOLAAN POTENSI DAERAH 

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Gandeng Mark Plus, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dorong pengelolaan potensi daerah guna proses …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *