Selasa, 12 Desember 2017, 23:14
Home / EKONOMI / GUBERNUR JATIM PRESENTASIKAN EKONOMI JATIM DI SINGAPURA
Pakde Karwo, Gubernur Jatim Saat Penyerahan Cindera Mata Usai Berbicara Di Singapura. Sumber Foto : Humas Pemprov Jatim

GUBERNUR JATIM PRESENTASIKAN EKONOMI JATIM DI SINGAPURA

WAGATABERITA.COM – SINGAPURA. Kondisi ekonomi dan sosial Jawa Timur (Jatim) yang kinclong pada hampir satu dekade ini, menjadikan Asia Competitiveness Institute (ACI), Lee Kuan Yew School of Public Policy, National University of Singapore menghadirkan Gubernur Jawa Timur H. Soekarwo, sebagai pembicara pertama dalam konferensi tahunan lembaga ini. Tema konferensi yakni perdagangan, produktivitas, dan daya saing Revitalisasi Motor Pertumbuhan Asia.

“Penyediaan infrastruktur, adanya jaminan pemerintah terhadap investasi yang masuk, dan ketersediaan tenaga kerja trampil, merupakan sebagian strategi yang ditempuh Jawa Timur dalam menumbuhkan ekonominya,” ujar Pakde Karwo dalam pemaparan pada acara Asia Competitiveness Institute Tahun 2017 di Hotel Grand Copthorne Waterfront Hotel, Singapura, Jum’at (24/11/2017).

Pelaksanaan reformasi birokrasi, dual system pendidikan kejuruan, serta pembiayaan murah bagi UMKM, merupakan strategi lain yang dilaksanakan Pemprov Jawa Timur guna menciptakan pertumbuhan ekonomi di provinsi berpenduduk 39,017 juta jiwa ini.

Dengan strategi tersebut, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur menjadi selalu di atas rata – rata nasional. Misalnya, pada tahun 2016 lalu, pertumbuhan ekonomi Jawa Timur tercatat sebesar 5,5%, sedangkan pada semester III tahun 2017 sebesar 5,21%, sementara nasional sebesar pada 5,02% pada tahun 2016 dan 5,01% pada semester ketiga tahun ini.

Demikian pula PDRB Jawa Timur, terus meningkat dari waktu ke waktu. Apabila pada tahun 2015 PDRB Jatim tercatat sebesar Rp. 1.692 trilyun, maka pada tahun 2016 tercatat sebesar Rp.1.855 trilyun, dan pada semester tiga 2017 mencapai Rp. 1.497 trilyun.

Untuk menarik investasi di Jawa Timur, Pemprov Jawa Timur, memberikan empat jaminan bagi investor, yakni ketersediaan energi listrik, fasilitasi penyediaan lahan industri dan fasilitasi perburuhan langsung oleh Gubernur atau wakil Gubernur jika terjadi perselisihan, serta perijinan layanan satu pintu dengan waktu 17 hari bagi investasi asing dan 11 hari penanaman dalam negeri.

Siaran pers yang dikirim Kepala Biro Humas dan Protokol Pemprov Jawa Timur, Benny Sampir Wanto menyebutkan, Jatim saat ini berkonsentrasi menyediakan tenaga terampil. Oleh karena itu, Pemprov. Jawa Timur mengubah komposisi pendidikan SMK dibanding SMA menjadi 70 : 30 dari awalnya 30 : 70. Selain itu, dilalukan dual track system, dengan meningkatkan kualitas pendidikan formal melalui kerjasama luar negeri dan pengampuan pedidikan SMK oleh perguruan tinggi Jawa Timur yang memiliki jurusan teknik dan SMKN negeri bagi SMK swasta, serta sekaligus peningkatan pendidikan informal dibalai kerja dan balai latihan kerja mini bagi SDM Jawa Timur.

“Semua jalan tol di Jawa Timur selesai pada tahun 2018. Bahkan double track kereta api Jakarta – Surabaya jalur utara selesai tahun 2019,” ujarnya di konferensi yang dihadiri para pengusaha dan akademisi Singapura serta sebagian pengusaha Indonesia. Pembangunan berbagai pelabuhan berskala internasional juga dilakukan di Jawa Timur seperti Teluk Lamong yang menjadi pelabuhan modern yang masuk tiga besar di Asia, pelabuhan Brondong Lamongan dan Lamongan Intergrated Based Port, dan pelabuhan Probolinggo sedalam 16 meter yang akan selesai pada tahun 2019. Selain itu, peningkatan kualitas industrial estate menjadi 36,344 ribu ha, dengan kondisi existing saat ini seluas 4,7 ribu ha dan sedang dibangun seluas 31,6 ribu ha.(Haludin Ma’waledha)

Check Also

TINJAU EXCHANGE CENTER JATIM DI TIANJIN

WAGATABERITA.COM – TIONGKOK. Sekretaris Daerah Jawa Timur, H. Akhmad Soekardi membuka

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *