Jumat, 20 Juli 2018, 9:54
Home / KESEHATAN / BALITA PENDERITA GIZI BURUK, DAPATKAN PERHATIAN PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK

BALITA PENDERITA GIZI BURUK, DAPATKAN PERHATIAN PEMERINTAH KABUPATEN TRENGGALEK

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Nasib kurang beruntung tengah dialami salah seorang ibu asal Dusun Punjung Desa Salamrejo Kecamatan Karangan Kabupaten Trenggalek. Meski dirinya melahirkan seorang anak berjenis kelamin laki – laki dalam keadaan normal, namun seiring berjalannya waktu perkembangan dan pertumbuhan bayi tersebut tak seperti anak – anak umumnya.

Balita berusia 3 tahun itu merupakan anak dari Rohmah. Tentu saja menjadi perhatian banyak orang atas penyakitnya.

Informasi yang diterima, Muhammad Ibra mengalami gangguan dalam pertumbuhannya yakni mengalami gizi buruk.

Saat dikonfirmasi kepada ibu kandung, Mohammad Ibra, ternyata, saat lahir, Ibra dalam keadaan sehat dan normal.

“Dalam masa persalinan, alhamdulillah keadaannya sehat dan normal dengan berat badan saat itu 2,5 kg. Namun dari hari ke hari, pertumbuhan Ibra tidak seperti bayi – bayi pada umumnya. Dia cenderung mengalami penurunan berat badan,” kata Rohmah, Kamis (30/11/2017).

Rohmah mengakui, penurunan berat badan yang dialami anaknya, terus menerus terjadi hingga akhirnya diketahui Ibra menderita gizi buruk.

Sebelum di ons menderita gizi buruk, Rohmah juga merasa jika sebelumnya Ibra memang mengalami susah makan dan tidur siang. Sehingga hal tersebut dirasa mengganggu pertumbuhannya. “Memang sebelumnya Ibra sangat sulit sekali makan, berbagai cara dan upaya dilakukan agar Ibra mau menelan makanan. Akan tetapi tetap saja gagal. Bahkan untuk jam tidur siang pun, Ibra juga tidak bisa. Mungkin karena hal ini, Ibra menjadi seorang balita penderita gizi buruk,” imbuhnya.

Dikonfirmasi terpisah, Bidan Desa yang menangani Mohammad Ibra menjelaskan jika pada saat dilahirkan, bayi Ibra tidak terdeteksi gizi buruk. Hanya saja dengan berat badan 2,5 kg saat dilahirkan, hal itu tentunya dinilai masih kurang memenuhi berat badan minimum.

“Sejauh ini kondisi balita bernama Muhammad Ibra sudah berangsur membaik pasca mendapatkan perhatian khusus dari Dinas Kesehatan. Bahkan dari yang semula menyandang status gizi buruk, saat ini menjadi gizi kurang,” tutur Helm.

Meskipun sempat mengalami kondisi yang mengkhawatirkan, namun setelah mendapatkan tambahan makanan yang memiliki kandungan gizi tinggi serta vitamin dari Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek, berat badan Mohammad Ibra sudah bertambah hingga mendekati angka 10 kg. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

DIDUGA LANGGAR UU ITE, PASANGAN MUDA MUDI DIBEKUK

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Kepolisian Resort Trenggalek mengamankan 2 pelaku penyebaran video bermuatan ujaran kebencian (Sara), yang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *