Selasa, 12 Desember 2017, 21:20
Home / HOTNEWS / RATUSAN MASSA BENTROK DENGAN POLRI, TNI, DAN SAT POL PP
Satuan Gegana Bebaskan Sandera, Kamis (07/12/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

RATUSAN MASSA BENTROK DENGAN POLRI, TNI, DAN SAT POL PP

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Bentrokan pecah antara ratusan massa, melawan petugas gabungan Kepolisian, TNI, dan Satuan Polisi Pamong Praja kota Probolinggo, Jawa Timur, pada Kamis (07/12/2017).

Menggunakan balok kayu dan batu, ratusan massa berusaha menyerang penjagaan petugas gabungan, di kantor Komisi Pemilihan Umum, kota Probolinggo. Aksi baku pukul, bahkan tak dapat dihindari lantaran massa tetap ngotot, dan berusaha menerobos barikade petugas yang mengamankan kantor KPU.

Kepolisian, bahkan menerjunkan bala bantuan personil setingkat Brimob, guna meredam amarah massa yang tengah bringas. Selain itu, sebuah kendaraan Water Canon juga dikerahkan dalam kericuhan tersebut.

Sejumlah korban luka, berjatuhan akibat kericuhan yang terjadi. Sementara itu, beberapa lokasi pertokoan, menjadi lokasi penjarahan oleh sejumlah massa yang tidak bertanggung jawab.

Bahkan, ketua KPU kota Probolinggo, harus menjadi korban penyanderaan oleh sejumlah orang tak dikenal. Beruntung, korban akhirnya berhasil dibebaskan, setelah Satuan Gegana bergerak cepat melakukan aksi penggerebekan, dan pembebasan sandera.

Terjadinya kericuhan, dipicu oleh ketidak puasan massa, salah satu pendukung calon kepala daerah, yang kalah dalam pemilihan umum kepala daerah. Massa,menduga pihak KPU melakukan kecurangan, guna memenangkan salah satu pasangan calon.

Massa Bentrok Dengan Petugas, Kamis (07/12/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

Meski berlangsung dramatis, namun kericuhan tersebut merupakan bagian simulasi petugas, dalam mengantisipasi terjadinya kericuhan, pada gelaran Pemilukada serentak tahun 2018, dan 2019 mendatang.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal menyampaikan, adanya kegiatan tersebut merupakan simulasi latihan Pra Operasi, Mantap Praja Prabu Semeru. Tujuannya, yakni sebagai persiapan antisipasi ataupun latihan petugas, menghadapi terjadinya chaos saat Pemilukada 2018 mendatang.

“Jadi harapannya, melalui simulasi ini kita ingin gelaran Pemilukada 2018 mendatang, baik untuk gelaran Pilgub,Pilbup dan Pilwali Probolinggo, berlangsung aman dan lancar. kita akan lakukan pola, aman, rawan, dan sangat rawan, yakni 2 polisi 1 TPS dan 4 linmas,” tandas Alfian. (Zulkiflie/Halu)

Check Also

800 BECAK DI KOTA PROBOLINGGO DIBERI PLAT NOMOR DAN STNB

WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO. Sekitar 800 angkutan becak yang beroperasi di wilayah kota Probolinggo, J

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *