Sabtu, 18 Agustus 2018, 5:29
Home / NEWS / SEORANG KAKEK DI TRENGGALEK, MENINGGAL DUNIA SAAT SHOLAT JUMAT
Pemeriksaan Jenazah Korban Oleh Pihak Kepolisian Dan Petugas Medis. Sumber Foto : Ayu Mila Sari

SEORANG KAKEK DI TRENGGALEK, MENINGGAL DUNIA SAAT SHOLAT JUMAT

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Seorang kakek ditemukan meninggal dunia saat melakukan sholat jumat di salah satu masjid yang ada di Kelurahan Sumbergedong Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek. Korban yakni Juari (74) seorang warga yang tinggal di Jalan MT. Harmoni Rt 18 Rw 06 Kelurahan Sumbergedong Kecamatan Trenggalek Kabupaten Trenggalek.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun dilokasi kejadian, sekira pukul 12 : 00 WIB seorang Bhabinkamtibmas Kelurahan Sumbergedong menemukan salah satu jemaah sholat Jumat yang ada di masjid Baiturrochim meninggal dunia dalam posisi terselesaikan dilantai masjid.

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh seorang saksi yakni Tri Santoso (44) yang merupakan warga setempat. Saat dikonfirmasi terkait adanya orang meninggal dunia mendadak saat sholat Jumat ini, Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi membenarkan adanya kejadian tersebut.

“Kejadian orang meninggal dunia mendadak ini memang benar adanya. Menurut saksi yang melaporkan kejadian tersebut ke Unit Reskrim Polres Trenggalek, korban saat itu sedang melaksanakan sholat sunah, tiba – tiba terkulai lemas dan jatuh dengan posisi tergeletak,” ucapnya Sabtu (09/12/2017).

Ditambahkan Supadi, melihat korban tergeletak saksi berusaha membangunkan korban. Namun setelah diperiksa korban telah meninggal dunia. Selanjutnya melaporkan meninggalnya korban ke Polres Trenggalek untuk mendatangi TKP dan melakukan Visum luar terhadap jasad korban.

Dari hasil olah TKP dan Visum luar terhadap jenazah korban tidak ditemukan adanya tanda – tanda dan bekas – bekas kekerasan atau penganiayaan atau sebab lain yang tidak wajar pada tubuh korban. Berdasarkan Visum luar oleh tim medis RSUD Dr Soedomo diketahui pada tubuh korban tidak diketemukan bekas – bekas penganiayaan atau sebab kematian secara tidak wajar.

“Menurut keterangan dokter yang melakukan Visum, diduga kuat korban meninggal dunia karena sakit jantung. Dan setelah menjalani pemeriksaan, jenazah korban dikembalikan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan proses pemakaman,” imbuhnya.

Atas kejadian ini pihak keluarga korban menerima kematian korban sebagai takdir Allah Tuhan Yang Maha Kuasa, mengikhlaskan dan tidak akan menuntut secara hukum atas sebab kematian dengan membuat surat pernyataan diatas materai dan ditandatangai oleh seluruh ahli waris keluarga dan disaksikan oleh petugas, Kepala Kelurahan dan petugas medis. (Ayu Mila Sari/Halu)

Check Also

GANDENG MARK PLUS, PEMKAB TRENGGALEK DORONG PENGELOLAAN POTENSI DAERAH 

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Gandeng Mark Plus, Pemerintah Kabupaten Trenggalek dorong pengelolaan potensi daerah guna proses …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *