Sabtu, 26 Mei 2018, 15:15
Home / NEWS / KBRI CAIRO DEPORTASI MAHASISWA INDONESIA YANG DITAHAN DI MESIR
Fitrah (Tengah), Mahasiswa Indonesia Di Mesir Saat Dideportasi, Sabtu (09/12), Dini Hari. Sumber Foto : Dari KBRI Cairo, Mesir

KBRI CAIRO DEPORTASI MAHASISWA INDONESIA YANG DITAHAN DI MESIR

WAGATABERITA.COM – CAIRO. Setelah ditahan sejak 22 November 2017, Muhammad Fitrah, mahasiswa Al Azhar asal Riau, akhirnya diputuskan pihak Dinas Keamanan Nasional Mesir untuk dideportasi ke Indonesia pada Sabtu (09/12/2017) dini hari ini. “Fitrah dibawa dari penjara Kantor Polisi Nasr City Cairo ke Bandara Cairo, Jumat (08/12) malam dan dipulangkan ke Indonesia dengan penerbangan Sabtu dini hari waktu Cairo,” kata Dubes RI untuk Mesir Helmy Fauzy.

Siaran pers yang diterima menyebutkan, Dubes RI, Helmy Fauzy mengatakan, setelah mendapat konfirmasi otoritas Mesir rencana deportasi, Kamis (07/12), KBRI Cairo langsung mengatur kepulangan Fitrah dengan penerbangan pada kesempatan pertama yang tersedia.

“Dalam proses pemulangan ke Bandara Cairo, saudara Fitrah didampingi oleh staf KBRI Cairo,” ujar Helmy.

Pada saat menjenguk Fitrah pada tangggal 6 Desember 2017, KBRI Cairo telah memfasilitasi Fitrah untuk berkomunikasi dengan keluarganya di Indonesia. “Waktu membesuk kemarin bersama Ibu Dwi Ria Latifa, istri Dubes RI Helmy, langsung dihubungkan dengan keluarganya ke Riau per telpon,” ujar Ninik Rahayu, Pelaksana Fungsi Konsuler KBRI Cairo.

Muhammad Fitrah adalah salah satu dari 19 mahasiswa Indonesia yang dideportasi oleh Pemerintah Mesir pada tahun 2017.

Fitrah ditangkap bersama empat mahasiswa lainnya dalam razia aparat keamanan Mesir di kawasan Nasr City, Cairo pada tanggal 22 November 2017 lalu.

Dubes RI Helmy mengatakan dari lima mahasiswa yang ditahan tanggal 22 tersebut, dua telah dibebaskan langsung pada hari penangkapan karena bisa menunjukkan izin tinggal, sementara dua lainnya telah dideportasi ke Indonesia pada tanggal 30 November 2017 lalu.

Dalam perkembangannya, meski masih memiliki izin tinggal, Fitra tetap dideportasi karena alasan keamanan. “Ini yang sedang kita akan dalami dan komunikasikan dengan Pemerintah Mesir. Alasan keamanan seperti apa yang membuat Fitrah harus dideportasi meski dia memiliki izin tinggal,” kata Dubes yang juga mantan anggota Komisi 1 DPR – RI dari Fraksi PDI – Perjuangan itu.

Sebelumnya, Helmy pernah mengimbau, atas alasan situasi dan prosedur imigrasi dan keamanan yang belum kondusif di Mesir, KBRI Cairo mengimbau Pemerintah Indonesia untuk menghentikan sementara pengiriman mahasiswa Indonesia ke Mesir.

Sebab, Dubes Helmy mengkwatirkan kejadian penahanan mahasiswa Indonesia di Mesir yang sedang berada dalam status negara dalam keadaan darurat itu, akan terus berulang mengingat terdapat sejumlah mahasiswa Indonesia yang belum memperoleh perpanjangan izin tinggal.

“Imbauan ini ditujukan sebagai upaya perlindungan warga dan tentu semua ini untuk kepentingan ketenangan proses studi mahasiswa di Mesir,” kata Dubes RI Helmy. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

MAYAT MR X DIKETEMUKAN WARGA DI SUNGAI PANCAR GLAGAS PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM.- PROBOLINGGO, Sesosok mayat tanpa identitas atau Mr X, gegerkan warga yang tinggal di

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *