Kamis, 21 Juni 2018, 9:44
Home / EDUKASI / 500 BUKU SD “IBU KOTA ISRAEL YERUSSALEM” BERHASIL DITARIK
Sejumlah Buku Kontroversi Yang Berhasil Dikumpulkan, Jum'at (15/12/2017), Sumber Foto : Zulkiflie

500 BUKU SD “IBU KOTA ISRAEL YERUSSALEM” BERHASIL DITARIK

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pasca diketemukannya buku Kontroversi, yang berisikan tulisan ibu kota Israel adalah Yerussalem, dalam buku IPS kelas 6 sekolah dasar, di kota Probolinggo, Jawa Timur, Rabu lalu (13/12).

Sekitar 500 Eksemplar buku Kontroversi itu, akhirnya ditarik dan dikumpulkan oleh Tim gabungan Polresta, Dinas Pendidikan, MUI, dan Kemenag kota Probolinggo, Jum’at (15/12/2017).

Sejumlah buku IPS Kontroversi itu, diperoleh petugas dari penyisiran ke sejumlah sekolah dasar, dan sederajat yang ada di daerah setempat. Atas penyisiran itu, petugas mendapati buku Kontroversi dengan 2 penerbit berbeda. Yakni terbitan dari Yudhistira dan Intan Pariwara.

Sementara, Buku yang telah terkumpul, selanjutnya dikembalikan lagi ke masing – masing penerbit, untuk nantinya diganti buku baru usai direvisi.

Kapolresta Probolinggo, AKBP Alfian Nurrizal mengatakan, pengumpulan buku IPS yang terdapat salah penulisan dalam salah satu lembar isi, akan terus dilakukan hingga Senin pekan mendatang. Dengan harapan, pasca liburan mendatang para siswa dapat menggunakan buku baru yang telah direvisi.

“kita akan terus kumpulkan buku kontroversi itu, hingga betul – betul terkumpul seluruhnya. Karena ditengarai di kota Probolinggo sendiri, mencapai seribu eksemplar,”Jelas Alfian.

Diberitakan sebelumnya, beredar buku mata pelajaran IPS kelas 6 SD, Sederajat, terbitan Yudhistira dan Intan Pariwara, yang didalamnya terdapat kesalahan penulisan, yakni ibu kota Israel adalah Yerussalem. Peredaran buku sendiri, tak hanya dalam satu wilayah, akan tetapi disinyalir tersebar hingga seluruh Indonesia. (Zulkiflie)

Check Also

SPESIALIS CURWAN DAN BEGAL DIDOR POLISI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Spesialis pelaku pencurian hewan (Curwan) di Probolinggo, Jawa Timur,

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *