Jumat, 26 Juni 2026, 3:21
Home / NEWS / SRI SULTAN IKUT HADIRI REKONSILIASI BUDAYA ETNIS JAWA – SUNDA

SRI SULTAN IKUT HADIRI REKONSILIASI BUDAYA ETNIS JAWA – SUNDA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Rekonsiliasi budaya yang dilakukan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo dan Gubernur Jawa Barat, Dr. H. Ahmad Heryawan, untuk menyelesaikan sengketa permasalahan antara etnis Jawa dan Sunda pasca tragedi Pasunda Bubat yang terjadi pada tahun 1357 Masehi, Selasa (06/03/2018).

Selain dihadiri Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo dan Gubernur Jawa Barat, Dr. H. Ahmad Heryawan, ikut juga hadir Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X.

Dalam orasinya, Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X yang disebut Pakde Karwo sebagai Pengageng Budaya Jawa mengungkapkan bahwa pemberian nama – nama jalan ini diharapkan memutus sejarah kelam 661 tahun lalu atas tragedi Bubat yang meretakkan hubungan antara etnik Sunda dengan Jawa.

“DIY telah meletakkan nama Jalan Siliwangi, Pajajaran dan Majapahit menjadi satu kesatuan jalan dalam satu jalur, dari ruas simpang Pelemgurih ke Jombor, diteruskan sampai di simpang tiga Maguwoharjo, dan dilanjutkan lagi hingga simpang Jalan Wonosari,” katanya.

Ditambahkan, penamaan jalan hari ini juga menjadi tonggak awal sejarah baru rekonsiliasi etnik Sunda – Jawa. Demikian pula, kehadiran Kang Aher sebagai representasi rakyat Sunda di Jawa Barat dan Pakde Karwo mewakili rakyat Jawa di Jatim diharapkan semakin memulihkan tali persaudaraan untuk menjadi satu bangsa Indonesia yang bermartabat.

“Dalam agama apa pun kita tidak pernah mengenal adanya dosa turunan. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa berkenan menunjukkan jalan lurus – Nya, sehingga kita menjadi lebih utuh sebagai satu bangsa.” pungkas Gubernur DIY.

Hadir juga dalam kesempatan ini, Sekdaprov Jatim, Dr. H. Akhmad Sukardi, Pangdam V/Brawijaya, Wakapolda Jatim, Bupati Walikota se – Jatim, Bupati Walikota eks Padjajaran, Jajaran komandan kodim, jajaran Polda jatim, para kapolres se Jatim, Kepala Disbudpar Prov jatim dan Jabar, tokoh budayawan Jabar dan Jatim, mahasiswa, dan awak media.

Dalam rekonsiliasi ini juga diadakan diskusi panel oleh 4 narasumber berkompeten, yakni Prof. Dr. Agus Aris Munandar, M.Hum dari UI Jakarta dengan pokok bahasan “Bukti – bukti Perekat Sejarah antara Dua Etnik di Masa Silam,” Prof. Dr. Haryono dari Univ. Negeri Malang dengan pokok bahasan “Hikmah yang dapat diambil dari Pasundan Bubat menuju Kehidupan Masa Kini,” Dr. Undang Ahmad Darsa dari Univ. Pajajaran Bandung dengan pokok bahassan “Bukti – bukti Perekat di Budaya Sunda,” serta Prof. Aminudin Kasdi dari Univ. Negeri Surabaya dengan pokok bahasan,“ Peran Majapahit di Nusantara.” (Red)

Check Also

AKAN MENDARAT PESAWAT LION AIR MALAH BALIK BANDARA KEBERANGKATAN INI SEBABNYA

WAGATABERITA.COM – MAKASSAR. Penerbangan pesawat Lion Air keberangkatan dari bandara Sultan Hasanuddin Makassar tujuan bandara …