Sabtu, 23 Juni 2018, 13:39
Home / NEWS / POLITIK / DINILAI BERMASALAH, DPRD SIDAK KPU KOTA PROBOLINGGO
Komisi 1 Saat Sidak Ke Kantor KPU Kota Probolinggo, Jum'at (09/03/2018), Sumber Foto : Zulkiflie

DINILAI BERMASALAH, DPRD SIDAK KPU KOTA PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Inspeksi mendadak (Sidak) dilakukan kota Probolinggo, Jawa Timur, ke kantor Komisi Pemilihan Umum kota setempat, pada Jum’at (09/03/2018).

Sidak dilakukan komisi 1, Menyusul masih diketemukannya sejumlah persoalan yang belum diselesaikan oleh KPU kota Probolinggo. Diantaranya, pengadaan alat peraga kampanye (APK) yang belum terpasang, BK, dan jumlah tenaga ASN yang dinilai belum ideal.

Sementara itu, Aksi Sidak sendiri diikuti ketua DPRD kota Probolinggo, yakni Agus Rudhianto Ghofur. Dalam pernyataannya, ia meminta KPU kota Probolinggo, agar evaluasi diri. Agus juga menanyakan beberapa permasalahan yang masih belum diselesaikan pihak KPU. Seperti, Kejelasan atas pengadaan alat peraga kampanye (APK) yang belum terpasang, Kampanye BK, serta jumlah tenaga ASN yang dinilai belum ideal.

“Sidak kali ini terkait kinerja KPU, atas belum terpasangnya APK, BK serta tenaga ASN yang belum ideal,” terang Agus.

Agus Rudianto Ghofur berharap, agar KPU segera mempercepat realisasi pemasangan APK dan BK, termasuk kelengkapan tenaga ASN baik organik maupun non organik. Agus juga meminta KPU, agar lebih cepat merealisasikan APK dan BK. Pasalnya, Menurut Agus penetapan calon sudah ditentukan, dan hal itu jika tak segera direalisasikan, bisa merugikan calon dan Timses di masa kampanye seperti saat ini.

Menanggapi hal itu, Ketua KPU Ahmad Hudri menyatakan, bahwa realisasi APK akan segera terwujud di bulan Maret mendatang, yakni melalui penunjukan langsung lantaran anggaran dibawah Rp 200 juta.

Hudri menjelaskan, jika untuk BK memang harus dilakukan proses lelang, karena anggaran diatas Rp 200 juta, yakni sekitar 400 juta. Pihaknya juga meminta, agar DPRD sedikit bersabar atas hal itu.

“Soal APK akan kami realisasikan di bulan maret ini melalui penunjukan langsung karena dibawah 200 juta , namun untuk BK masih proses lelang dan butuh waktu karena sekitar 400 juta, Oleh karena itu DPRD perlu bersabar sebentar,“ jelas Hudri.

Sementara itu, terkait ASN pihaknya mengakui untuk penambahan jumlah tenaga, masih diusulkan agar ditambah. Diakui Hudri, saat ini hanya ada 13 tenaga ASN, baik organik maupun non organik. Walaupun, untuk idealnya berjumlah 17 orang. (Zulkiflie)

Check Also

BOLOS KERJA HARI PERTAMA, PNS PEMKOT PROBOLINGGO AKAN DISANKSI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Pegawai negeri sipil di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *