WAGATABERITA.COM – MADIUN. Agenda Presiden Jokowi di Jatim yakni melakukan peresmian Jalan Tol Ngawi – Kertosono seksi Ngawi – Wilangan sepanjang 51.95 Km. Peresmian dilangsungkan di depan gerbang tol (GT) Madiun Desa Bagi, Kec Sawahan, Kab. Madiun, Kamis (29/03/2018) siang.
Dalam sambutannya, Jokowi kembali mengingatkan agar seluruh stakeholder bekerja keras memacu investasi di bidang infrastruktur. Usaha itu dilakukan untuk mengejar ketertinggalan dari negara – negara tetangga, utamanya terkait dengan infrastruktur dan berbagai sektor lain. Oleh karena itu, Presiden Jokowi meminta agar pembangunan infrastruktur seperti jalan tol harus ditarget dan dikontrol seoptimal mungkin.
- TINJAU FUNGSIONAL RUAS TOL, PAKDE KARWO APRESIASI PENYELESAIAN INFRASTRUKTUR
- BARU RAMPUNG 70%, TOL PASPRO DIPREDIKSI TAK BISA DIGUNAKAN JALUR MUDIK LEBARAN
- MASUKI SESI IV TOL PASPRO, PPK WARNING WARGA TAK JUAL TANAH KE MAKELAR
- PAKDE KARWO TERUS DAMPINGI PRESIDEN HINGGA AGENDA RESMIKAN JALAN TOL NGAWI – WILANGAN
- MASUKI SEKSI IV, PROYEK TOL PASPRO DIGELONTOR DANA 560 MILIAR
Presiden mengatakan, semua negara menginginkan agar semua pembangunan bisa dilakukan serba cepat dan online. Jika tidak mengejar ketertinggalan itu. Ketertinggalan bangsa Indonesia akan semakin tertinggal dengan negara – negara tetangga.
“Ini yang ingin kita kejar, tidak hanya jalan juga airport, pembangkit listrik, pelabuhan, hingga ekspor kita kejar. Kita harus segera bangkit untuk mengejar ketertinggalan dengan negara di Asean,” terangnya.

Presiden mencontohkan pada proses pembangunan infrstruktur bandara yang beberapa saat lalu sempat terlambat. Dampaknya, jumlah pertumbuhan penumpang banyak, tetapi tekendala dengan tidak terdukungnya jumlah runway yang ada. Kondisi tersebut mengakibatkan penumpukan penumpang sampai terjadi keterlambatan penerbangan.
“Saya ingin semuanya bisa bekerja dan fokus pada penyelesaian infrastruktur. Nantinya seluruh proyek infrastruktur harus bisa di cek, kontrol dan awasi. Jika semua sudah terintegrasi dan terkoneksi antara tol dengan pelabuhan, bandara dan kawasan industri, baru negara kita bisa mengejar ketertinggalan,” pungkasnya. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.