Selasa, 14 Agustus 2018, 20:20
Home / NEWS / DPP PI AJAK SELURUH ELEMEN MASYARAKAT KAWAL PILKADA SERENTAK HINGGA PEMILU 2019

DPP PI AJAK SELURUH ELEMEN MASYARAKAT KAWAL PILKADA SERENTAK HINGGA PEMILU 2019

WAGATABERITA.COM – MEDAN. Dewan Pengurus Provinsi Pergerakan Indonesia (DPP PI) mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mengawal Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak dalam bingkai kebhinekaan suku, agama, RAS dan antar golongan.

Kegiatan berbentuk dialog interaktif Nasional yang digelar di Hotel Danau Toba Convention, Kamis (26/04/2018) itu dihadiri sejumlah narasumber yakni Ketua DPN Pergerakan Indonesia, Sereida Tambunan, Kepala Departemen Sosiologi Fisip UGM, DR Arie Sujito SSos MSi, Direktur Said Aqil Siroj Intitute yang juga Ketua Komnas HAM 2016 – 2017, DR M Imdadun Rahmat MSi, Ketua Umum Bakomubin Pusat DR H Ali Muchtar Ngabalin MA dan Tokoh Pemuda Badko HMI Sumut, Ir Muzakir Ridha.

Ketua DPN Pergerakan Indonesia, Sereida Tambunan mengatakan DPN PI mengajak semua peserta dari 70 organisasi yang hadir dalam kegiatan itu untuk mengawal Pilkada Serentak bahkan Pemilu 2019.

“Kita generasi muda ini juga punya cita – cita membangun bangsa, membawanya ke arah yang lebih baik dan bagaimana memerangi hoax. Semua generasi muda harus bertekad untuk mengawal pilkada dan pilpres,” tegas wanita yang akrab disapa Serw ini.

Sereida juva mengimbau kepada seluruh lapisan masyarakat khususnya kaum muda, untuk mengawal seluruh proses demokrasi, guna memberikan pelajaran politik yang baik bagi masyarakat.

“Jangan kita yang terpecah belah. Generasi harus bersatu. Ingat, musuh kita yang paling utama adalah koruptor yg menghabiskan duit rakyat. Mari kita perangi bersama,” tandasnya.

Sedangkan Muzakir Ridha alam paparannya menilai demokrasi di Indonesia, khususnya Sumut ini mengalami penurunan dari tahun – tahun sebelumnya. Bahkan tidak dipercayai lagi siapapun yang maju untuk dipilih.

“Itu berarti ada ketidakpercayaan pada sistem itu. Apalagi kemungkinan besar tidak percaya karena dipilih pun tidak dirasakan langsung oleh masyarakat. Karena infrastruktur tetap rusak,” ungkapnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, adanya politik identitas itu maka pihaknya mengajak semua pihak termasuk 70 elemen untuk mengawal bersama Pilkada Serentak Sumut ini.

Pada kesempatannya berbicara di hadapan publik, Ali Muchtar Ngabalin mengatakan moral seorang pemimpin yang santun menjadi modal utama dalam menentukan pilihan.

“Peran mubaligh dan tokoh lintas agama dalam mengawal Pilkada ini sangat penting. Jadi Pilkada Sumut ini harus menjadi baromoter Pilkada serentak tahun 2018 di Indonesia,” paparnya.

Sedangkan M Imdadun Rahmat berbicara dari perspektif terkait apatisme masyarakat yang sudah tidak lagi merasakan manfaat Pemilu dan Pilkada.

“Demokrasi menjalankan dalam mencapai tujuan tapi tidak dirasakan masyarakat. Tidak akan tujuannya tercapai jika sarannya tidak ideal,” jelasnya.

Sementara itu, Arie Sujito mengatakan meretas fenomena sosial menghadapi pertarungan kontestasi Pilkada itu juga perlu diperhatikan.

“Jangan produksi hoax, makanya itu harus menjadi perhatian bersama bagi kita,” ungkapnya.

Dia menegaskan bersihkan politik dari sistem yang bobrok.

“Kuncinya harus ada kemauan masa Indonesia merdeka bisa kita lakukan, Pilkada damai dan berkualitas. Generasi muda jangan diwarisi demokrasi yang dangkal. Jujur harus berani untuk diajak bersama. Jangan saat berbuat enggak benar aja diajak bersama – sama,” tegasnya.

Sebelumnya, Ketua DPP PI Sumut Ade Sandrawati Purba selaku inisiator kegiatan mengungkapkan, Dialog interaktif ini sengaja digelar dalam rangka menciptakan rasa damai dalam bermasyarakat dan bernegara khususnya kepada masyarakat Sumatera Utara dalam menyongsong Pesta Demokrasi Pilkada Sumatera Utara tahun 2018.

“Untuk itu, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat baik organisasi kepemudaan, ormas, LSM hingga insan pers untuk turut duduk bersama membahas permasalahan ini, mengingat Pilkada menjadi sebuah ujian bagi kita untuk membuktikan kedewasaan dalam berdemokrasi agar perdamaian bangsa tetap terjaga. Karena jika ini tidak terbukti, Pilkada malah bakal menjadi pemicu hancurnya perdamaian,” tandasnya. (Red/IWO)

Check Also

TAK SEMUA HAL BISA DIPUBLIKASIKAN, POLRES TRENGGALEK GELAR UJI KONSEKUENSI INFORMASI

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Polres Trenggalek menggelar Uji Konsekuensi Informasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *