WAGATABERITA.COM – PASURUAN. Disaat acara penyerahan Sertifikat Tanah Untuk Rakyat di Gor Sasana Krida, Kabupaten Pasuruan, dihadapan Presiden Republik Indonesia Ir. H. Joko Widodo, Gubernur Jawa Timur Dr. H. Soekarwo dalam sambutannya menegaskan bahwa penyampaian sertifikat bagi rakyat juga berarti memberi kepastian kesejahteraan bagi mereka, Sabtu (12/05/2018).
Ditambahkan, masyarakat kecil yang memiliki tanah namun tidak memiliki surat/sertifikat tanah termasuk masyarakat yang tidak memiliki masa depan. Namun, setelah memiliki sertifikat tanah, masyarakat memiliki kepastian akan masa depannya.
Pemberian sertifikat yang diberikan oleh pemerintah ini, lanjutnya, merupakan kerja nyata dan konkrit pemerintah dalam peningkatan kesejahteraan rakyat, khususnya di Jatim.
“Kami atas nama masyarakat Jatim mengucapkan terima kasih dan berdoa agar Bapak Presiden diberi kesehatan dan ditambah kekuatannya untuk membantu rakyat kecil,” imbuhnya yang di sambut tepuk tangan masyarakat penerima sertifikat.
Keluhan Sengketa Lahan dan Tanah
Sementara itu, dalam sambutannya, Presiden Jokowi menyatakan, setiap kali melakukan kunjungan ke seluruh Indonesia seringkali menerima keluhan dari masyarakat, yakni sengketa lahan dan tanah. Baik, antara masyarakat dengan pemerintah, pemerintah dengan swasta, atau rakyat dengan BUMN.
Setelah masyarakat memegang sertifikat sebagai tanda bukti hukum kepemilikan tanah, lanjutnya, dipastikan tidak akan terjadi sengketa atau saling klaim tentang tanah. “Oleh karena itu, Saya minta BPN bekerja ekstra dalam melayani kebutuhan masyarakat,” tegasnya sambil menjelaskan dirinya meminta kepada BPN untuk menyelesaikan sertipikat sebanyak 7 juta/tahun. Untuk Jatim, target tahun 2018 ini sebanyak 1.500.000 sertifikat.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Negara mengingatkan, agar masyarakat tidak langsung “menyekolahkan” sertifikat atau pinjam uang di bank sebagai agunan dan jaminan. Tetapi, ia meminta tolong agar dihitung dan dikalkulasi, apakah cukup untuk mencicil dan harus dihitung apakah sanggup mengembalikannya tidak.
“Tolong pinjaman bank dari hasil sertifikat digunakan untuk investasi dan usaha yang produktif. Pinjaman tersebut harus memberikan nilai manfaat dan keuntungannya bisa untuk melunasi,” harapnya. (Red)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.