Jumat, 20 Juli 2018, 9:28
Home / PROBOLINGGO / JEMAAH ABOGE PROBOLINGGO SHOLAT IED DAN RAYAKAN LEBARAN SABTU PAGI
Tokoh Jemaah Aboge, Kyai Buri Mariyah.

JEMAAH ABOGE PROBOLINGGO SHOLAT IED DAN RAYAKAN LEBARAN SABTU PAGI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Meski mayoritas umat islam telah merayakan lebaran dan sholat Idul Fitri, 1 Syawal 1439 H, pada Jum’at kemarin (15/06/2018). Namun berbeda, dengan umat islam jemaah Aboge di kabupaten Probolinggo.

Jemaah Aboge yang berada di Dusun Krajan, Desa Leces, Kecamatan Leces, baru merayakan lebaran dan sholat Idul Fitri pada Sabtu pagi (16/06/2018). Sambil mengumandangkan gema takbir, warga penganut jemaah aboge mulai anak – anak, hingga orang dewasa, secara khidmat mengikuti satu persatu tahapan ibadah sholat idul fitri yang dipimpin oleh imam jemaah Aboge.

Usai melaksanakan sholat ied, perayaan lebaran kemudian ditutup dengan acara makan bersama, antara sesama warga islam penganut jemaah Aboge. Kyai Buri Mariyah, selaku tokoh islam Aboge mengungkapkan, dalam menentukan 1 syawal, islam aboge berpedoman pada jatuhnya 1 Muharram.

Perhitungannya, menggunakan rumus “Waljiro” yakni siji loro, atau satu dua. Dimana jika 1 Muharram jatuh pada hari Sabtu, jadi 1 syawal akan jatuh pada Sabtu Pahing. “Jadi menurut panduan dari kitab Mujarabat, 1 syawal jatuh hari ini sabtu, selisih sehari dengan pemerintah,” terang kyai Buri.

Meskipun terdapat perbedaan dalam pelaksanaan hari raya Idul Fitri, namun warga penganut islam Aboge, dan warga setempat yang berbeda ajaran, tetap hidup rukun berdampingan. Seperti yang disampaikan Budin, salah seorang jemaah Aboge.

Budin menyampaikan, jika selama ini tak ada pertentangan ataupun di masyarakat sekitar, meski jemaah Aboge merayakan lebaran dan sholat Ied di hari yang berbeda. “Warga tidak ada yang masalah meskipun waktu lebaran kami berbeda, dan umumnya mereka malah memberi dukungan,” tandas Budin.

Sebagai informasi, di Probolinggo jemaah Aboge jumlahnya mencapai seribuan orang. Selain di kecamatan Leces, jemaah Aboge juga tersebar di 3 Kecamatan lainnya, yakni Dringu, Tegalsiwalan, Bantaran dan Kuripan. (Zulkiflie)

Check Also

IRT DOMINASI CJH KOTA PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Kalangan ibu rumah tangga atau IRT sebanyak 62 orang, mendominasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *