Jumat, 21 September 2018, 12:55
Home / ENTERTAINMENT / EVENT / KERAPAN SAPI BRUJUL JADI MAGNET PECINTA FOTOGRAFI
Kerapan Sapi Brujul Di Even 'Semipro'.

KERAPAN SAPI BRUJUL JADI MAGNET PECINTA FOTOGRAFI

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Tradisi lomba kerapan sapi Brujul, atau sapi yang biasa digunakan untuk membajak sawah, kembali digelar pemerintah Kota Probolinggo.

Lomba kerapan sapi Brujul digelar, guna memeriahkan event seminggu di Kota Probolinggo atau ‘Semipro’ tahun 2018, dimana berlangsung selama dua hari yakni, Sabtu dan Minggu (02/09/2018).

Lomba sendiri, digelar di area persawahan Jl. KH. Syafi’i, Kelurahan Jrebeng Kidul, Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo.

Dalam lomba kerapan sapi Brujul kali ini, sejumlah peserta dituntut melahap lintasan tanah berlumpur, sepanjang 175,dan lebar 35 meter.

Diungkapkan salah seorang peserta kerapan, Toha mengatakan, mengikuti kerapan sapi Brujul, ia menyiapkan sapi kerapannya, baik dengan dilatih pacuan hingga diberi racikan jamu.

“Supaya menang, dilatih dulu pak dan tak lupa dikasih jamu dan telur, biar sapinya tidak lekas capek,” ujar Toha.

Kerapan sapi Brujul yang digelar tiap tahunnya itu, menjadi hiburan tersendiri bagi masyarakat, mulai lokal hingga luar daerah.

Bahkan kerapan sapi Brujul, telah menjadi magnet tersendiri bagi kalangan pecinta fotografi, yang haus akan objek – objek menantang.

Seperti disampaikan, Andrew salah seorang fotografer asal Surabaya. Dikatakannya jika mengambil objek gambar kerapan sapi Brujul, memiliki tantangan sendiri.

“Kalo memotret kerapan sapi Brujul, tentunya ada tekhnik yang harus dikuasai pak. Baik dari segi mengatur kecepatan, maupun penyesuaian cahaya, yang jelas lebih menantang,” ujar Andrew.

Sementara itu, Panitia Lomba Kerapan sapi Brujul, Tutang Heru Wibowo menyebut, diadakannya lomba kerapan sapi Brujul, bertujuan melestarikan tradisi khas warga Kota Probolinggo tersebut.

Dijelaskan Tutang, jika kerapan sapi Brujul sudah menjadi agenda tahunan warga Kota Probolinggo, dalam menyambut masa tanam.

“Sebanyak 50 peserta ikut dalam kerapan sapi Brujul kali ini. Peserta terbagi dalam 2 group yakni, grup A dan grup B, dan peserta sendiri berasal dari sejumlah daerah di Tapal Kuda Jawa Timur,” terang Tutang. (Zulkiflie)

Check Also

INI FAKTOR TINGGINYA HARGA JUAL DAUN TEMBAKAU DI PROBOLINGGO

WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Selain tidak meratanya masa tanam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *