WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Empat tersangka dari 2 tempat kejadian perkara (TKP) yang berbeda dengan total keseluruhan barang bukti Narkotika jenis sabu – sabu sebanyak ± 5319 (Lima ribu tiga ratus sembilan belas) gram dan Prekusor Narkotika Cair yang digunakan untuk membuat sabu – sabu berhasil diungkap oleh BNNP Jatim beberapa waktu lalu.
Para tersangka yang diamankan ternyata ada yang termasuk mantan pemain sepak bola, terjadinya tindak pidana peredaran gelap narkotika pada hari Minggu, tanggal 17 Mei 2020 pukul. 13 : 00 WIB di halaman parkir depan hotel Sinar Dua Jl. Raya Pabean No.30 – 36 Ds. Payan, Sidoarjo.
- SITAAN BARANG BUKTI SABU TRANSAKSI EMPAT TERSANGKA YANG DITANGKAP BNNP JATIM DIMUSNAHKAN
- TRANSAKSI GANJA OKNUM PETUGAS TAKSI DITANGKAP PETUGAS BNNP JATIM
- BAWA SABU 8 KG BNNP JATIM TANGKAP DUA WANITA DAN SATU PRIA DI HOTEL SURABAYA
- NARKOBA DIDUGA MULAI MENYERANG WILAYAH KAMPUS
- KALI INI NUNUNG YANG DITANGKAP KARENA PAKAI NARKOBA
Petugas BNNP Jatim telah berhasil melakukan penangkapan terhadap empat orang laki – laki yang diduga telah melakukan jual beli dan serah terima barang narkotika jenis sabu – sabu yang diakui milik boss nya bernama Naga asal Malaysia.
Dari hasil penangkapan itu akhirnya BNNP Jatim melaksanakan pemusnahan barang sitaan Narkotika jenis sabu – sabu dan prekusor narkotika yang disita dihalaman kantor BNNP Jatim Jl. Sukomanunggal Surabaya Selasa (14/07/2020).
Pada kesempatannya Brigjend Pol drs Bambang Priyambadha SH M.hum mengatakan, “kondisi peredaran narkotika di Jatim sebetulnya masih tinggi, permintaan barang cukup banyak tapi saat ini barangnya tidak ada karena banyak yang sudah tertangkap,” ungkapnya.

Disampaikan Bambang di Jakarta dan Banten banyak yang berhasil diungkap para pengedar narkoba ini, “terakhir diungkap peredaran narkotika hingga 800 kg oleh petugas termasuk 200 kg oleh BNN Pusat jadi total lebih 1 ton yang tertangkap,” terangnya.
Ditambahkan saat ini pasokan dari Malaysia pintu masuk yang selama ini membawa masuk narkotika sangat diawasi dengan ketat, “saat ini pembuatan narkotika cepat prosesnya dari Malaysia dikirim barang setengah jadi mengelabuhi memasukannya dengan drum olie sebanyak 18 kg sampai disini diproses selama 5 sampai 6 jam jadi 5 kg barang,” ungkap Bambang.
Hal ini yang diungkap BNNP Jatim, “para tersangka yang kami tangkap saat ini telah membuktikan bahwa proses pembuatannya sangat cepat, sekarang kita terus kembangkan terdapat berapa banyak orang yang mengerti cara pembuatan seperti ini karena tidak mungkin hanya mereka saja apalagi mereka mengaku ada bossnya yang mengajari,” cerita Bambang dihadapan para awak media Ikatan Wartawan Online Jatim. (Juliman)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.