WAGATABERITA.COM – MUNA. Sekitar 60 orang masa yang tergabung dalam solidaritas masyarakat Muna Seluruh Indonesia (SOMASI), melakukan aksi Demonstrasi di depan gedung DPRD Muna, pada Selasa (29/08/2017), sekira pukul 12 : 00 WITA.
Massa dalam aksinya mendesak Pemkab dan DPRD kabupaten Muna untuk memberikan perhatiannya kepada Masyarakat Muna terkait kondisi Jalan Poros Raha – Lakapera yang sudah mulai rusak lagi untuk di konsultasikan kembali perbaikannya kepada Pemprov Sultra.
Mereka pun dengan tegas meminta kepada kedua lembaga itu untuk serius menanggapi persoalan tersebut, agar dapat di usulakan kepada Pemprov Sultra untuk Anggarkan pada alokasi APBDP provinsi 2017. Jika permintaan mereka tidak di penuhi maka massa berjanji akan memboikot jalan poros itu.
“Akibat kerusakan jalan yang terjadi, banyak korban yang mengalami kecelakan. Dan roda perekonomian pun mulai melambat, bahkan yang lebih mirisnya sayur – sayur yang kita tanam semua kotoran menutupinya akibat dampak debu jalanan itu,” ungkap korlap Pasitoka dalam orasinya di depan Gedung DPRD Muna.
Dalam aksinya di depan Kantor wakil rakyat itu, sempat terjadi bersitegang antara pengunjuk rasa dengan pihak keamanan dari Polres Muna dan Pol PP, akibat permintaan mereka untuk bertemu para wakil rakyat di Muna itu, telat untuk ditemui, karena sedang menggelar paripurna bersama pihak Pemkab Muna.
Kurang lebih hampir setengah jam lamanya Somasi berorasi, terkait jalan poros Raha – Lakapera, pihak Dewan menerima mereka hingga melakukan diskusi di ruang rapat gabungan komisi.

Dalam pertemuan diskusi itu, Pemkab Muna di wakili langsung oleh Wakil Bupati Muna, Ir. H. Abdul Malik Ditu M.Si, di dampingin Kadis PUnya, La Bou. Sementara pihak Dewan, Wakil Ketua DPRD Muna, La Ode Dirun, Ketua Komisi III Awaludin Iran beserta anggota anggota DPRD Muna lainnya.
Dalam diskusi itu Wakil Bupati Muna berjanji kepada massa Demo bahwa pihaknya akan menuntaskan persoalan jalan poros Raha – Lakapera.
“Ini semua kita sudah perjuangkan sebelumnya, namun mengingat kondisi anggaran yang terbatas di daerah. Kita harus butuh kecerdasaan untuk mengajukan kembali ke provinsi. Dan ini akan kita lakukan bersama Anggota Dewan,” Janjinya kepada Somasi diruang rapat gabungan komisi DPRD Muna.
Hal senada dikatakan Ketua Komisi III Awaluddin, bahwa pihaknya siap memperjuangkan kembali apa yang menjadi tanggung jawab mereka dan akan membuka komunikasi langsung ke Pemprov, tentang perbaikan jalan Raha – Lakapera.
“Ini adalah tanggung jawab kami. Mengingat jalan ini sudah hampir 20 tahun tidak di perbaiki, maka kami siap membuka komunikasi langsung ke Pemprov Sultra,” tandasnya.
Sekitar Pukul 02 : 00 WITA, massa membubarkan diri. (Zainal Arifin Suyoto/ Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.