WAGATABERITA.COM – KENDARI. Seorang kontraktor Ishak Ismail serius mengkasuskan Bupati Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara (Sultra), Tony Herbiansyah atas indikasi penipuan yang dilakukan atas dirinya.
“Hari ini saya mendatangi Kepolisian Daerah (Polda Sultra). Saya ingin memastikan polisi komitmen mengusut kasus dugaan penipuan Bupati Kolaka Timur kepada saya yang telah saya laporkan beberapa bulan lalu,” kata Ishak Ismail, di Kendari, Senin (10/04/2014).
Ishak mengaku, setelah bertemu dengan penyidik kasus yang dilaporkan itu ternyata prosesnya masih berjalan, tetapi pihak penyidik masih membutuhkan alat bukti pendukung laporannya.
“Saya sudah ketemu dengan penyidik, ia minta untuk menambah alat bukti termasuk bukti transferan. Mungkin minggu depan saya akan hadirkan tambahan bukti yang diminta penyidik,” katanya.
Selain bukti transferan uang, kata Ishak, dirinya juga akan menyertakan bukti rekaman pembicaraan via telepon antara dirinya dengan Tony Herbiansyah.
“Intinya saya masih ingat sekali waktu itu tanggal satu Desember dan dengan tanggal enam Desember saya bicara lewat telepon. Dengan ini saya akan minta rekamannya di telkomsel untuk jadi bukti baru,” katanya.
Dugaan penipuan terjadi ketika Ishak membantu untuk mendanai pencalonan Tony dalam pertarungan Pilkada Koltim 2015 lalu dengan imbalan akan diberikan paket. Tak tanggung – tanggung, dana yang dikeluarkan Ishak lebih dari Rp 1,1 miliar, tetapi yang dijanjikan Tony tidak ditepati setelah terpilih menjadi Bupati.
“Sebenarnya ada sekitar Rp 3,8 miliar yang saya berikan, tetapi yang saya bisa buktikan hanya sekitar Rp 1,1 miliar,” katanya.
Tony Herbiansyah dalam komentarnya mengaku, bahwa apa yang dilaporkan Ishak hanya mengada – ada dan tidak ada bukti tertulis perjanjian seperti yang dilaporkan oleh Ishak Ismail. (Ant/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.