Kamis, 30 April 2026, 12:35
Home / EKONOMI / BISNIS / TAKSI ONLINE DI JATIM BAKAL PUNYA TEMPAT KIR KHUSUS
Gubernur Jatim Soekarwo Foto Bersama Usai Pertemuan Dengan Supir Taksi Online, Senin (10/04/2017) Malam Di Gedung Negara Grahadi, Surabaya Jawa Timur. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

TAKSI ONLINE DI JATIM BAKAL PUNYA TEMPAT KIR KHUSUS

Pertemuan Pakde Karwo Dengan Supir Taksi Online. Sumber Foto : Anggun Angkawijaya

WAGATABERITA. COM – SURABAYA. Setelah sempat tertunda, akhirnya Gubernur Jawa Timur Soekarwo bertemu dengan pengemudi taksi online. Pertemuan berlangsung di Gedung Grahadi Surabaya, Senin (10/04/2017) malam.

Sekira 60 orang yang bergabung dalam Asosiasi Driver Online dan Paguyuban Taksi Online diundang dalam acara tersebut.

Turut hadir dalam pertemuan itu Kapolrestabes Surabaya Kombespol Muhammad Iqbal dan Kadishub Propinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi. Pertemuan yang dimulai pukul 20 : 00 WIB itu penuh dengan keakraban.

Pada kesempatan kali ini pemerintah daerah Jawa Timur menampung aspirasi para pengemudi. “Semua usulan bapak dan ibu sekalian akan menjadi bahan pertimbangan kami dalam membuat peraturan,” kata Soekarwo.

Soekarwo menegaskan pemerintah harus segera membuat peraturan daerah tentang taksi online untuk memberikan perlindungan kepada pelaku bisnis kecil.

“Kami akan memberikan perlindungan untuk mencegah pelaku bisnis yang kecil bangkrut karena kalah bersaing dalam pertarungan pasar,” tutur lelaki yang akrab disapa Pakde Karwo itu.

Sebagai bahan pertimbangan pembuatan peraturan pemerintah daerah, kata Pakde Karwo akan mendengarkan keluhan dari pengemudi taksi online.

Eka Yus, sopir taksi online yang mengeluhkan biaya kir kendaraan yang mahal, ruang gerak yang dibatasi dan kendaraan harus tergabung dalam badan usaha. “Tolong kami diberikan kemudahan mengurus kir mobil dan jatah di pelabuhan, terminal, bandara dan stasiun kereta api,” kata Eka.

Menurut Eka,  kalau harus ikut badan usaha, pelaksanaannya terlalu mencekik. Menanggapi keluhan tersebut Pakde Karwo akan memberikan fasilitas berupa kemudahan pengurusan kir.

“Nanti kita bikin seperti samsat yang khusus di dinas perhubungan Jatim untuk ngurus kir taksi online,” ucap Pakde Karwo. Ini secepatnya akan disediakan. Nanti ada stikernya, kata Pakde Karwo.

Namun untuk jatah taksi online mengambil penumpang di bandara, stasiun, terminal dan pemerintah daerah harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan instansi lain. “Yang satu ini sudah melalui perhitungan secara ilmiah. Harus ada rapat,” tegas Pakde Karwo.

Begitu juga dengan tarif taksi online, pemerintah daerah Jawa Timur tidak bisa menentukan. “Yang menentukan Dirjen Perhubungan Darat,” kata Pakde Karwo.

Namun dalam setiap merancang peraturan, Pakde Karwo akan mengundang perwakilan sopir taksi online. (Anggun Angkawijaya/Halu)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO