Jumat, 24 April 2026, 2:29
Home / FEMALE / KARIR / WALIKOTA SURABAYA LEPAS TEKNISI PESAWAT TERBAIK
Walikota Tri Rismaharini Saat Menerima 24 Lulusan ATKP Surabaya Di Ruang Kerjanya. Sumber foto : Anggun Angkawijaya

WALIKOTA SURABAYA LEPAS TEKNISI PESAWAT TERBAIK

Candra (Berdiri, Red) Saat Berbagi Cerita Dengan Awak Media. Sumber Foto : Anggun Angkawijayal

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Tri Rismaharini menerima 24 siswa lulusan Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Surabaya di ruang kerjanya, Jumat (21/04/2017).

Selain beramah tamah,  Tri Risma juga memberikan wejangan kepada mereka yang akan ditugaskan sebagai teknisi Garuda Indonesia di seluruh wilayah Indonesia.

Perempuan nomer satu di Surabaya ini begitu bangga karena siswa – siswa tersebut merupakan pilihan yang mengikuti pendidikan gratis di ATKP Surabaya. Mereka merupakan anak – anak dari keluarga tidak mampu.

Risma mengingatkan mereka untuk jangan sekali – kali melupakan jasa orang tua. Sebab, para orang tua lah yang paling berjasa dalam membentuk karakter mereka menjadi seperti sekarang.

“Tanpa peran orang tua, kalian tidak mungkin berada di sini. Karena itu, jangan pernah melupakan jasa orang tua. Kalian harus ringankan beban orang tua yang membutuhkan uluran tangan kalian,” sambung Walikota alumnus ITS ini.

Risma juga mengingatkan agar menjaga nama baik Surabaya dan jangan terpengaruh oleh hal – hal yang negatif. “Terus berprestasi, jangan menolak saat ditugaskan dimana saja,” sambung Risma.

Risma berharap agar siswa lulusan ATKP benar – benar disiplin. “Kalau rajin, kalian bisa terpilih sekolah lagi di luar negeri. Garuda akan bekerja sama dengan Boeing dan Airbus untuk buka jasa pemeliharaan pesawat terbang,” jelas Risma.

Tak hanya melepas keberangkatan teknisi kebanggaan Surabaya, Risma juga akan mefasilitasi mereka dengan menyewakan apartemen sebagai tempat tinggal arek – arek Suroboyo tersebut. “Nanti kami akan sewakan apartemen yang dekat dengan tempat kerja mereka,” kata Risma.

Sementara itu, Candra salah satu siswa lulusan ATKP mengaku bangga bisa terpilih, sekolah dan lulus dengan nilai bagus.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bu Risma yang memberikan kesempatan kepada saya. Saya tidak akan lupa kepada orang tua dan akan bekerja sebaik mungkin,” kata warga Gadukan Utara, Surabaya ini.

Candra menceritakan, sebelum sekolah di ATKP dia bekerja sebagi quality control jasa pengiriman mobil di Tanjung Perak. Gajinya hanya Rp 150 ribu perhari. “Tapi saya kerja tiga kali saja dalam seminggu,” akunya.

Candra terpaksa bekerja serabutan karena bapaknya sudah meninggal dunia. Dia harus membantu meringankan beban keluarganya. (Anggun)

Check Also

AJAK KOMPAK ORANG TUA SISWA PETRA 5 ADAKAN FUN RUN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Student Learning Outcomes atau Disingkat SLO