WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Niat para buruh di Jawa Timur untuk bertemu Gubernur Jatim H. Soekarwo akan terwujud, sebab dirinya telah menyiapkan waktu untuk bertemu buruh pada hari Senin (01/05). Itu diungkapkan Gubernur Jatim Soekarwo saat ditanya wagataberita.com, usai menghadiri peluncuran buku di Grand City Mall Surabaya Sabtu (29/04/2017).
‘’Saya sudah siapkan waktu untuk bertemu mereka. Kita malahan siapkan pangung di halaman kantor Gubernur,‘’ tandas Soekarwo, meski begitu, dirinya belum mau menjelaskan apa yang akan disampaikan saat bertemu buruh yang akan dilakukan bersamaan dengan hari buruh atau ‘’May Day’’ itu.
Seperti diberitakan sebelumnya, Kamis (27/04) lalu, sekira lima ratusan buruh mendatangi Kantor Gubernur Jawa Timur (Jatim) untuk bertemu Gubernur Jatim, namun Soekarwo waktu itu sedang dinas luar.
Salah satu tuntutan buruh yang terdiri dari berbagai Serikat Pekerja (SP) di sejumlah perusahaan Jawa Timur itu adalah pemberian subsidi rumah bagi buruh. Sebab sebelumnya, buruh pernah mendapatkan rumah bersubsidi.
Para buruh itu terdiri dari berbagai organisasi buruh seperti Serikat Pekerja Nasional (SPN) Jawa Timur dan SP di sejumlah industri yang ada di Kawasan Industri Rungkut Surabaya.
Waktu itu perwakilan buruh sempat diterima Aminkun Imam Rafii, Kabid pegawasan dan Totok Nur H (Kabid) Hubungan Industrial, Dinas Tenaga Kerja Provinsi Jatim.
Namun hasil pertemuan itu mereka pandang tidak memuaskan. “Tidak memuaskan. Semua jawaban klasik,“ kata Nanang (Korlap) buruh dari Kawasan Industri Rungkut Surabaya.
Selain itu ada pula Serikat Pekerja Nasional (SPN). Mereka juga berorasi secara bergantian di depan halaman Kantor Gubernur. Mereka berjanji akan kembali datangi kantor Gubernur Jatim, pada tanggal 1 Mei 2017, tepat pada peringatan Hari Buruh Nasional.
Selain menuntut rumah bersubsidi, buruh juga menuntut sembako murah, juga menuntut agar peraturan pemerintah (PP) No 78/2012 tentang pengupahan untuk dicabut karena sangat merugikan pekerja. “PP 78/2012 itu sangat tidak realistis,” kata Purwanto yang tergabung dalam Serikat Pekerja Logam Elektro dan Mesin (LEM) Rungkut, Surabaya.
Kala itu, juga terlihat SP Sigaret Kretek Tembakau (SKT) Rungkut PT Sampoerna. Mereka juga ikut memberikan dukungan solidaritas kepada aksi buruh di Surabaya.
Kata Nova, Ketua SP – SKT Rungkut, tuntutan para buruh ada 8 item namun, dia hanya menyebutkan tiga diantaranya yakni menutut harga sembako murah, transportasi murah bagi buruh dan skala pengupahan yang berpihak pada buruh. Skala pengupahan saat ini sangat merugikan kaum buruh.
Dia mengatakan, pada tanggal 1 Mei 2017, buruh dari seluruh Indonesia akan bergabung dan menggelar apel akbar sebagai puncak peringatan Hari Buruh Nasional di Sidoarjo yang jumlahnya mencapai 10 ribu orang. (Haludin Ma’waledha)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.