WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Warga Desa Jrebeng Patalan Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo Jawa Timur, dibuat geger atas aksi pemerkosaan yang menimpa PT (12), Sabtu (29/04/2017).
Korban yang masih duduk di bangku sekolah dasar itu, menjadi pelampiasan nafsu bejat seorang Kakek bercucu, yakni Sirat (45).
Berdasarkan informasi keluarga dan warga, kejadian memilukan itu terjadi pada Jumat kemarin (28/04). Saat itu, korban yang sendirian di rumah, mendapat telepon dari pelaku. Korban diminta menemuinya di jalan desa guna mengambil uang titipan dari pamannya, Samo (43), yang bekerja di Surabaya.
Korban yang mengenal pelaku, percaya dengan ucapannya. Korban lantas menemui pelaku di jalan desa, sekitar 200 meter dari rumahnya. Oleh pelaku, korban kemudian diajak ke kebun tebu, dengan maksud mengambil uang titipan Samo.
Namun bukannya memberi uang, tapi di kebun Tebu itulah pelaku kemudian mencoba memperkosa. Karena korban berteriak, pelaku lantas menyeretnya ke dekat sebuah makam tak jauh dari kebun Tebu. Korban lantas diperkosa dibawah rumpun bambu, sambil membungkam mulut korban.
Puas melampiaskan hasratnya, pelaku lantas melarikan diri. Sementara korban, ditinggalkan begitu saja.
Sesaat kemudian, warga yang sebelumnya sempat mendengar teriakan korban, akhirnya menemukannya. Warga lantas membawa korban ke Rumah Sakit dr. Mohamad Saleh Kota Probolinggo, guna mendapatkan perawatan medis dan visum, hingga kondisinya membaik, serta diperbolehkan pulang.
“Mungkin dia tahu nomor hape keponakan saya, karena berteman dengan Edi (kakak korban). Dia juga buka toko tak jauh dari sekolah keponakan saya. Kalau bisa secepatnya ditangkap oleh polisi,” kata Samo, yang langsung pulang dari Surabaya, ketika mendengar keponakannya diperkosa.
Kini, kasus perkosaan anak dibawah umur tersebut, dalam penanganan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), Satreskrim Polres Probolinggo Kota. (Zulkiflie/Dir)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.