Kamis, 2 Desember 2021, 22:16
Home / NEWS / HUKUM / PENGACARA : STOP KRIMINALISASI USTADZ ALFIAN TANJUNG
Ust. Alfian Tanjung (Pakai Kopia) Foto Bersama Pengacaranya, Usai Sidang Ketiga, Mendengarkan Tanggapan0 Jaksa Penuntut Umum (JPU) Atas Eksepsinya Minggu Lalu. Sidang Ketiga Ini Digelar Rabu (30/08) Berlangsung Di Ruang Sidang Cakra PN Surabaya. Sumber Foto : Haludin Ma'waledha

PENGACARA : STOP KRIMINALISASI USTADZ ALFIAN TANJUNG

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Persidangan lanjutan terhadap Ustadz Alfian Tanjung di Pengadilan Negeri Surabaya yang dikriminalisasi atas tuduhan diskriminasi Ras & Etnis serta Pasal 156 KUHP kembali  dilaksanakan Rabu (30/08/2017) jam 10 : 00 WIB.

Agenda persidangan kali ini pembacaan Tanggapan Jaksa atas Eksepsi & Nota Keberatan Hukum Ust. Alfian Tanjung pada persidangan sebelumnya (23/08) lalu.

Koordinator Tim Advokasi Ust. Alfian Tanjung Abdullah Al Katiri, SH usai persidangan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tidak banyak mempersoalkan eksepsi yang disampaikan pekan lalu. Misalnya soal nama PN Surabaya yang dalam dakwaan Jaksa menyebut PN Tanjung Perak, tak banyak dipersoalkan, padahal salah yang tidak cermat, tidak jelas dan tidak lengkap, dakwaan tersebut bersifat kabur (_Obscuur Libel_).

Al Katir, SH telah memprediksi sejak awal bahwa, Tanggapan Eksepsi Jaksa pada persidangan kemungkinan tidak akan lebih dari tanggapan yang hanya mengemukakan alasan – alasan yang tidak substansial.

“Secara faktual terhadap isi Dakwaan Jaksa tersebut terdapat kesalahan – kesalahan formil yang disampaikan, diantaranya _Tempus Delicti_ atau waktu kejadian ada dua waktu yang berbeda, hal ini tidak sesuai KUHAP sehingga menjadi alasan agar Dakwaan Jaksa ditolak oleh Majelis Hakim. Selain itu, Jaksa mencantumkan _link_ youtube yang dijadikan barang bukti dalam Dakwaan, setelah kami kroscek _link_ tersebut tidak kami temukan video di youtube yang dijadikan dasar menuduh Ust. Alfian dianggap melanggar undang-undang. Silahkan masyarakat Indonesia mengkroscek _link_ youtube ini: *htts://youtube/M.FJRMCDB4K* berdurasi 56.41 menit, itu _link_ youtube yang dijadikan Jaksa mendakwa Ust. Alfian, ada tidak videonya..?? Faktanya video yang dimaksud tidak ada.

“Tidak hanya soal _link_ youtube, yang isinya tidak ada, penulisan Pengadilan Negeri Tanjung Perak yang tidak terdapat dalam yurisdiksi pengadilan negeri di Indonesia oleh Mahkamah Agung pada saat ini, khususnya di wilayah Surabaya, Jawa Timur hanya terdapat Pengadilan Negeri Surabaya, dikota Surabaya, Jawa Timur. Sehingga kewenangan mengadili yang salah sesuai kompetensi absolut Pengadilan yang mengadilinya, karena itu Dakwaan Jaksa, salah alamat.

Berdasarkan kesalahan penunjukkan pengadilan yang tidak memenuhi kompetensi absolut untuk  mengadili Jaksa maka sudah semestinya Majelis Hakim yang tidak memenuhi kompetensi absolut untuk mengadili, oleh Jaksa, maka semestinya Majelis Hakim PN Surabaya tidak dapat melanjutkan pemeriksaan dan tidak dapat mengadili perkara Ust. Alfian Tanjung ini. Jika Jaksa beralasan ini salah ketik ( _clerrical error_ ), faktualnya banyak sekali kesalahan dalam pengetikan yang semuanya adalah bersifat substansi formiil, sehingga Dakwaan tidak sesuai dengan ketentuan Pasal 143 (2) KUHAP yang harus memenuhi syarat cermat, lengkap dan jelas.

Terdapat banyak alasan lainnya yang sudah kami sampaikan dalam Eksepsi & Nota Keberatan berdasarkan mekanisme KUHAP, sehingga sepatutnya terhadap Dakwaan Jaksa tersebut harus dinyatakan “batal demi hukum, tandas Al Katiri.

“Kami berharap Ust. Alfian Tanjung dibebaskan demi hukum, “tegas Abdullah Al Katiri, SH, usai sidang.

Dia menambahkan dirinya dan kawan – kawan memiliki keyakinan hukum bahwa Dakwaan Jaksa cacat, tidak layak diterima untuk diperiksa oleh Majelis Hakim, karenanya kami berharap Majelis Hakim dengan kebijaksanaannya dapat memeriksa Tanggapan Jaksa esok sesuai ketentuan yuridis, objektif dan berani menolak Tanggapan tersebut dikarenakan Dakwaan Jaksa tidak cermat, tidak lengkap & tidak jelas, untuk selanjutnya Majelis Hakim berani memutus Keberatan Hukum (Eksepsi) Ustadz Alfian Tanjung untuk dinyatakan diterima dan dikabulkan. Demikian harap Tim Advokasi Ust. Alfian Tanjung.
(Haludin Ma’waledha)

Check Also

KATA NETIZEN TENTANG KECELAKAAN VANESA ANGLE

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kabar duka dialami Artis cantik Vanesa Angel dan