Rabu, 24 Oktober 2018, 7:46
Home / EDUKASI / ITEC DIHARAPKAN MENAMBAH JUMLAH MAHASISWA UNAIR KE TAIWAN
Peresmian ITEC Di Unair

ITEC DIHARAPKAN MENAMBAH JUMLAH MAHASISWA UNAIR KE TAIWAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Rektor Universitas Airlangga Prof. Dr. Mohammad Nasih mengatakan kehadiran Indonesia – Taiwan Education Center mampu mendorong jumlah mahasiswa Unair belajar ke Taiwan maupun sebaliknya melalui pertukaran mahasiswa.

Itu dikemukan M. Nasih usai meresmikan ITEC bersama Wakil Rektor Universitas Asia Professor Huei – Chen Ko, Selasa (12/09/2017).

Peresmian dan pembukaan Indonesian – Taiwan Education Center (ITEC) di ditandai dengan pengguntingan bunga rampai di ruangan ITEC, Kantor Manajemen Unair.

Peresmian ITEC yang dilangsungkan di lantai satu Rektorat Unair itu dihadiri pejabat Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, representatif Kantor Dagang dan Ekonomi Taipei Indonesia dan Surabaya, serta para pimpinan perguruan tinggi di Indonesia.

Para petinggi, acara dilanjutkan dengan peninjauan ruangan ITEC. Ruangan ITEC terletak di lantai satu Kantor Manajemen Unair. Setelah pintu masuk ruangan, terpampang sejumlah potret yang menggambarkan kebudayaan negara yang beribukota di Taipei.

Kantor ITEC di Unair menjadi satu – satunya urusan perwakilan universitas Taiwan yang ada di Indonesia. Huei – Chen Ko menuturkan, dipilihnya Unair sebagai lokasi kantor ITEC karena reputasi Unair sebagai perguruan tinggi terkemuka di Tanah Air.

Sementara itu, Rektor Unair Nasih mengatakan keberadaan ITEC di Unair akan dimanfaatkan untuk mendongkrak internasionalisasi pendidikan.

Kata dia, Taiwan merupakan negara dengan jumlah mahasiswa maupun alumnus Unair terbanyak kedua yang melanjutkan studi ke sana. Karena itulah peresmian ITEC menjadi peluang bagi Unair untuk mempererat dan memperluas bidang kerja sama pendidikan.

“Taiwan dan Indonesia kurang lebih setara termasuk segi cost (pembiayaan). Taiwan termasuk yang murah daripada Australia. Saya pikir, Taiwan merupakan salah satu destinasi tujuan kita (Unair) nomor dua terbesar mahasiswa Unair di sana. Karena lingkungan, budaya, value (nilai), dan harga – harga relatif terjangkau dan kualitas terbaik,” tutur Nasih.

Bidang kerja sama pendidikan diantaranya pengajaran, riset, dan pengabdian masyarakat. Di bidang pengajaran, Unair akan menambah jumlah mahasiswa yang mengikuti pertukaran di Taiwan. Begitu pula sebaliknya, diharapkan mahasiswa Taiwan akan semakin banyak yang dikirim ke Unair.

Mahasiswa Unair yang akan dikirim untuk belajar ke Taiwan berasal dari seluruh kelompok rumpun ilmu medis, hayati, dan sosial.

Direktur Airlangga Global Engagement Prof. Ni Nyoman Tri Puspaningsih menambahkan, targetnya tahun 2018, Unair akan mengirimkan 50 mahasiswa untuk mengikuti pertukaran ke Taiwan, dan menerima 50 mahasiswa asal Taiwan di Unair. Selain itu, Nyoman berharap ada pertambahan program studi yang menjalin kerja sama gelar ganda (double degree) dengan perguruan tinggi di Taiwan. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

JANJI IKUTI KEGIATAN WARGA KRUKAH, CAK YUHAS NAIK SEPEDA MOTOR AGAR TAK TERLAMBAT

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Anggota TNI dikenal tepat waktu dan tepat janji disiplin pada semua kegiatannya dalam …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *