WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Satuan Polisi Pamong Praja kota Probolinggo, Jawa Timur, menjaring sedikitnya 14 pelajar dari tingkatan sekolah menengah pertama, hingga sekolah menengah atas, yang tengah membolos sekolah di perkampungan warga kelurahan Kanigaran kecamatan Kanigaran kota setempat, Senin (18/09/2017).
Berdasarkan informasi warga, kenakalan siswa yang membolos sekolah, dan terjaring razia petugas sudah terjadi yang kesekian kalinya. Meski sudah diingatkan, namun para siswa tetap membandel. “Sering ada siswa bolos disini, banyak ada sekitar 10 orang biasanya. Kemarin juga ada yang terjaring razia, tapi hari ini ada lagi,” kata Saini, warga sekitar.
Sementara itu, dari razia dilokasi lainnya petugas juga berhasil menjaring sepasang muda – mudi, yang kedapatan tengah memadu kasih di area umum, Taman Maramis, tanpa dilengkapi identitas. Razia sendiri, digelar di 7 titik lokasi yang berbeda dengan maksud mencari para pelajar yang membolos sekolah.
Baik siswa, maupun sepasang muda – mudi yang terjaring. Kemudian diamankan petugas, ke markas Polisi Pamong Praja kota Probolinggo, guna pendataan. Sementara, sejumlah siswa yang kedapatan berambut panjang, langsung ditertibkan petugas dengan cara dipotong rambutnya.
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja kota Probolinggo, Sudiman mengatakan, Razia kali ini, digelar dalan rangka bina pelajar atau penertiban siswa sekolah yang berkeliaran saat jam sekolah. Tujuannya, yakni memberikan pendidikan kedisiplinan bagi para siswa sekolah.
“Jadi yang kita harapkan dari razia ini, agar para siswa bisa tertib dan tidak melanggar aturan sekolah. Bagi mereka yang terjaring, tentunya nantinya kita akan panggil pihak sekolah bersangkutan guna pembinaan lebih lanjut,” jelas Sudiman. (Zulkiflie/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.