WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menggelar acara Sosialisasi Standar Operasional Prosedur (SOP) Pengamanan Obyek Vital Minyak dan Gas Bumi Lepas Pantai di Hotel Bumi Surabaya, Selasa (19/09/2017).
Dalam acara tersebut di hadiri antara lain, Manager Security SKK Migas (PT.CNOOC) Untung Medianto, Testimoni Mantan Aktivis Afghanistan Ahmad Sajuli, dan Paparan Akademi Universitas Indonesia Prof.Dr. Bambang Widodo Umar serta berbagai jajaran TNI AL.
Kawasan obyek vital nasional khususnya Minyak dan Gas menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian BNPT agar kawasan tersebut terhidar dari aksi terorisme. Sejak beberapa bulan lalu Subdit Pengamanan Obyek Vital dan Transportasi yang berada di Direktorat Perlindungan pada Kedeputian I bidang Pencegahan, Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT telah menyusun Standar Operasional Prosedur Prosedur (SOP) Pengamanan Aksi Terorisme di Fasilitas Onyek Vital Nasional Minyak dan gas Bumi Lepas Pantai.
Dalam penyusunan SOP tersebut Subdit Pengamanan Obyek Vital dan Transportasi telah melakukan penyusunan database dan juga menggelar Focus Group Discussion (FGD). Dengan telah selesainya SOP tersebut, kini giliran SOP tersebut disosialisasikan kepada instansi-isntasi terkait.
Kasubdit Pengamanan Obyek Vital dan Trasnportasi BNPT, Kolonel Mar. Purwanto Djoko Prasetyo mengatakan bahwa sosialisasi ini digelar dengan memiliki maksud dan tujuan sebagai sarana diskusi dengan Kementerian / Lembaga dan pemangku kepentingan terkait dalam rangka membahas mengenai sosialisasi SOP tersebut.
“Yang tentunya memiliki tujuan untuk terwujudnya kesamaan persepsi dalam rangka Sosialisasi SOP Sistem Keamanan Objek Vital Instalasi Kilang Minyak yang ada di Tanah Air dalam melindungi suatu kawasan dari ancaman terorisme,” ujar Kolonel Mar. Purwanto Djoko.
Lebih lanjut alumni AL tahun 1992 ini mengatakan dengan adanya sosialisasi ini diharapkan dapat terwujudnya kerjasama yang baik antara BNPT dengan Kementerian/ Lembaga dan Stakeholder terkait dan koordinasi dalam rangka penyelenggaraan SOP tersebut.
“Selain itu dengan sosialisasi ini dapat terhimpun masukan, saran dan koreksi SOP agar mencakup semua stakeholder terkait tanpa mengurangi peran dari SOP Internal yang sudah dimiliki oleh masing-masing Perusahaan Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) SKK Migas serta didapatkannya kesamaan pemahaman terkait substansi SOP diantara BNPT dengan stakeholder terkait,” ungkap Purwanto.
- AKSI TEROR BOM DI MAKASSAR INI YANG DIMINTA PRESIDEN
- DUA TERORIS DITANGKAP DI JAWA TIMUR
- ANTISIPASI TERORISME, PLTU PAITON DIJAGA KETAT PULUHAN PERSONIL POLISI
- SEJUMLAH AWAK MEDIA TUNGGU KELUARGA TERDUGA TERORIS
- HINGGA PAGI INI POLDA JATIM BELUM BERENCANA MERELIS HASIL IDENTIFIKASI 6 JENAZAH TERDUGA TERORIS YANG DITEMBAK MATI DI TUBAN
Untuk itu dengan sosialisasi ini diharapkan dapat terjalinnya kerjasama dan koordinasi yang baik antara BNPT dan stakeholder serta komponen terkait dalam penanggulangan terorisme di objek vital Instalasi Kilang Minyak. “Sehingga dapat terwujudnya peningkatan keamanan di objek vital Instalasi Kilang Minyak,” tambahnya.
(Endri Sodarto/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.