WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Pengelolahan limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) dari industri – industri masih berpotensi di Jawa Timur (Jatim).
Itu terungkap dalam sebuah seminar pengelolaan limbah B3 di Surabaya Rabu (13/12/2017).
Itu sebabnya, limbah B3 harus di perhatikan dengan baik karena untuk tahun ini 2017 Jawa Timur, masuk kategori gawat limbah B3.
Menurut Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf, data yang ada, sudah 200 ribu lebih perusahaan yang beroperasi dan sekitar 170 juta ton lebih limba B3 yang sudah tercatat pada pemerintah.
Limbah B3 sangat berbahaya karena bisa mempengaruhi generasi ke depan, maka dari itu kita harus lebih bijak dalam mengelolah limba B3, kata Gus Ipul sapaan akrab wagub Jatim itu.
Dampak positif dan negatif dari limba B3, yakni positif dapat meningkatkan kesejahterahan masyarakat, memperluas lapangan pekerjaan, memperluas kegiatan ekonomi dan mengurangi ketergantungan pada bahan lingkungan alam.
Namun juga dampak negatifnya sangat berbahaya. Misalnya, ketersedian lahan pertanian menjadi berkurang tanah permukaan (top soil) yang merupakan bagian tanah yang subur menjadi hilang cara hidup masyarakat berubah dan lingkungan hidup dan ekosistem di sekitarnya menjadi tercemar dan rusak akibat limbah industri. (Aisah Lailatul Faulana/Halu)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.