Kamis, 30 April 2026, 9:18
Home / NEWS / HARI IBU, MOMENTUM TAMPIL MENJADI PENDAMPING SUAMI SETIA
Nina Karwo (Berkacamata) Saat Berjabatangan Menko PMK Puan Maharani.

HARI IBU, MOMENTUM TAMPIL MENJADI PENDAMPING SUAMI SETIA

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Nina Soekarwo berpesan agar hari ibu kali ini dapat dijadikan momentum yang baik untuk menjadi pendamping suami setia.

Ketua Tim Penggerak PKK Jatim menyampaikan itu pada peringatan Hari Ibu yang jatuh pada Kamis (22/12/2017) di Surabaya.

Dia mencontohkan dirinya mendampingi Soekarwo hingga dalam proses karirnya hingga menjadi Gubernur Jatim dua periode. Di lingkungan pemerintahan Jatim, ia memang dikenal banyak berperan membantu sang suami memimpin Jatim.

Sebagai seorang istri gubernur, tentu harus mampu membaca peran-peran sang suami dalam meniti karier di Pemprov Jatim sehingga akhirnya menjadi seorang Gubernur Jatim.

Tidak berlebihan kiranya kalau ungkapan seorang laki-laki yang hebat, pasti karena ada seorang perempuan yang hebat mendampinginya.

Namun, ungkapan itu rasanya juga tidak cukup untuk melukiskan peran penting seorang Nina Soekarwo.

Nina Soekarwo bukan hanya menjadi seorang perempuan yang berada di balik layar untuk menjadi spirit dan inspirasi bagi sang suami dalam berkarya. Namun, Nina Soekarwo adalah juga seorang yang berani tampil di atas panggung untuk memperkuat apa yang dilakukan oleh seorang suami.

Peran istri bukan hanya menjadi seorang pendamping yang setia menemani dan mendorong sang suami menunaikan tugasnya secara baik.

Tetapi Nina Soekwaro juga menjadi mitra pemerintah dengan berbagai inovasi dan program yang disusun melalui lembaga yang dipimpinnya untuk ikut serta mendukung dan melengkapi tugas suami sebagai kepala daerah.

Banyak program-program yang lahir dan sekaligus dikerjakan Nina Soekarwo dalam rangka mendukung program pembangunan Jawa Timur.

Sebagai Ketua Tim Penggerak PKK, misalnya, banyak program-program PKK yang dikonsepsikan untuk ikut serta menyelesaikan persoalan pembangunan di Jawa Timur. Misalnya, konsep Taman Posyandu holistik integratif yang dikampanyekan Bude Karwo. Melalui lembaga TP PKK, Bude Karwo menunjukkan citra diri seorang perempuan yang bukan hanya lihai dalam mendorong dan memovitasi suami, tetapi juga sekaligus menjadi pemain utama dalam berperan serta dalam mengatasi persoalan pembangunan seperti bagaimana menekan angka angka kematian ibu dan bayi (AKI dan AKB), menggerakkan kader PKK untuk mendampingi Ibu hamil miskin dan resiko tinggi, ikut memberi perhatian sekaligus mendorong terhadap pengurus utama gender (PUG), motivator paliatip thd penderita kanker stadium lanjut, hingga memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lansia dan sebagainya.

Prestasi Nina dibidang kemanusiaan sangat banyak dan komitmennya sangat tinggi dalam hal membantu orang miskin dan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS).

Sebuah tim independen mengusulkan Bude Karwo untuk mendapatkan Anugerah Satya Lencana Kebaktian Sosial yang baru saja diterima bersamaan dengan peringatan HKSN baru-baru ini.

Bude Karwo, juga masih memiliki energi yang besar untuk menggarap sektor yang strategis dalam pembangunan di Jatim misalnya ikut mencerdaskan warga Jawa Timur dalam program gemar membaca.

Bahkan atas dedikasi Bude Karwo dalam meningkatkan aktivitas gemar membaca, juga mengantarkan Bude Karwo mendapat penghargaan Nugra Jasadarma Pustaloka 2014 dari Perpustakaan Nasional (Perpusnas) RI.

Ini juga prestasi yang luar biasa. Bude Karwo gigih melakukan terobosan mencerdaskan anak bangsa, khususnya di bidang perpustakaan.

Bude Karwo juga ikut menggerakan sektor ekonomi. Dalam industri kreatif, Bude Karwo memperoleh apresiasi, penghargaan Bintang Puspayoga. Dia dinilai berhasil mengembangkan sektor bisnis melalui lembaga binaan Dekranasda Jatim.

Salah satunya melakukan pembinaan terhadap batik Gedog Tuban, baik yang bahan baku, motif, dan ciri khasnya yang unik sampai proses pembuatannya.

Di era pasar bebas ASEAN, Gedog Tuban menjadi tumpuan harapan keberlangsungan kain-kain tradisional Indonesia yang tengah menghadapi gempuran pasar global.

Bangkitnya industri ini juga bermakna harapan agar para pengerajin UKM di Jatim untuk lebih meningkatkan produktivitasnya di masa mendatang.

Bude Karwo telah memberikan contoh inspirasi bagi perempuan-perempuan di Jawa Timur. Bukan saja memberi tauladan, bagaimana seorang perempuan bisa berkarya dan berinovasi melalui berbagai wadah dan lembaga yang ada, tetapi Bude Karwo, juga ikut membuka layar besar bagi perempuan-perempuan di Jatim untuk bisa berperan pada pembangunan Jatim.

Kegigihannya dalam mendorong pengaruh utama gender membuktikan komitmennya dalam mendorong perempuan untuk tampil di depan panggung.

Kepeduliannya dalam membangkitkan koperasi-koperasi wanita di Jatim juga semakin membuktikan betapa perempuan di Jawa Timur bisa berperan signifikan dalam pembangunan.

Semoga di momentum Hari Ibu ini, perempuan semakin menyadari betapa banyak yang bisa di kerjakan dalam mendorong percepatan pembangunan diberbagai bidang. Selamat Hari Ibu. (Haludin Ma’waledha)

Check Also

GRAND OPENING KANTOR BEKEEN LAW FIRM SEDERHANA TAPI MENGESANKAN

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Menindak lanjuti pembukaan Kantor Pajak dan Hukum BEKEEN Law Firm (Bercahaya Keadilan …