Jumat, 16 November 2018, 4:13
Home / FEMALE / FASHION / BUDE KARWO APRESIASI KETUM DEKRASNA BANTU PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BATIK TENUN GEDOG TUBAN

BUDE KARWO APRESIASI KETUM DEKRASNA BANTU PEMBINAAN DAN PENGEMBANGAN BATIK TENUN GEDOG TUBAN

WAGATABERITA.COM – TUBAN. Sentra kerajinan batik tenun khas Tuban atau dikenal sebagai Batik Gedog telah mencapai 1.234 unit. Besarnya unit tersebut mampu menampung 1.701 tenaga kerja yang terdapat di beberapa wilayah pedesaan. Itu salah satu alasan Dekranasda Jatim mengembangkan unit – unit kerajinan di Jatim, termasuk Batik Gedog. Alasan lain seperti pengembangan ekonomi daerah, pelestarian budaya, dan sebagainya.

Hal tersebut disampaikan Ketua Dekranasda Provinsi Jatim Dra. Hj. Nina Soekarwo, M.Si saat Sinergi Program Kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) dan TP PKK di Pendopo Krido Manunggal Kabupaten Tuban, Kamis (03/05/2018).

Bude Karwo sapaan akrab Ketua Dekranasda Provinsi Jatim yakin hal tersebut terdukung oleh keunikan dari Batik Gedog itu sendiri. Bahkan perajin batik di Tuban pun secara turun temurun membatik pada kain tenun.

Lebih lanjut disampaikannya, keunikan yang bisa dijumpai seperti pada proses pembuatan Batik Gedog membutuhkan waktu sekitar tiga bulan. Sebab pengrajin batik harus melewati proses panjang seperti memintal benang, menenun, membatik dan melakukan pewarnaan dengan bahan alami.

“Batik Tenun Gedog Tuban adalah satu jenis batik Indonesia yang memiliki keunikan sendiri. Gedog berasal dari bunyi dog – dog yang berasal dari alat menenun batik,” jelasnya.

Untuk itu, Bude Karwo mengapresiasi kepada Ketua Umum Dekranas melalui program sinergi program kegiatan Kementerian Koperasi dan UKM dengan Dekranas dan TP PKK yang telah membantu pembinaan dan pengembangan pengrajin Batik Tenun Gedog yang ada di Kabupaten Tuban.

Diharapkan, melalui program tersebut mampu memberikan inspirasi dan semangat bagi pelestarian dan pengembangan Batik Tenun Gedog.

Pada kesempatan yang sama, Bude Karwo memaparkan, Dekranasda Provinsi Jatim terus melakukan fasilitasi terhadap UKM di Jatim. Adapun kegiatan yang dilakukan terkait fasilitasi selama tahun 2017 antara lain bimbingan teknis kepada 520 UKM kerajinan seperti pelatihan mutu batik tulis warna alam, peningkatan mutu produk kulit dan alas kaki, peningkatan mutu dan desain bordir.

Selain itu, juga dilakukan pengembangan usaha kepada 170 perajin melalui pengembangan kewirausahaan perajin kualitas produk sulam, handycraft, perajin batik tenun gedog. Fasilitasi ISO, SNI, HAKI, dan Batik Mark juga diberikan kepada 847 UKM.

Dekranasda Provinsi Jatim, lanjutnya, telah memfasilitasi pameran kepada UKM
Jatim khususnya pada produk batik, bordir, aksesoris dan kerajinan kulit pada Pameran Jatim Fair 2017, Batik Bordir dan Aksesoris 2017, Pameran International Jewellery Fair 2017, Surabaya International Jewellery Fair 2017, dan Festival Indonesia 2017 di Moscow Rusia. (Red)

Check Also

UK PETRA SERING BERDAYAKAN WARGA UNTUK BERKREASI

WAGATABERITA.COM – SURABAYA. Kegiatan SuraBali Summer Program yang diadakan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *