Kamis, 13 Desember 2018, 6:15
Home / NEWS / MAYAT NELAYAN, KORBAN LAKA LAUT DITEMUKAN
Proses Evakuasi Mayat Nelayan Yang Tenggelam Di Perairan Prigi Kemarin.

MAYAT NELAYAN, KORBAN LAKA LAUT DITEMUKAN

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Mayat seorang nelayan yang menjadi korban laka laut di perairan Teluk Prigi ditemukan di sebuah karang Gunung Gedong masuk Desa Karanganyar Kecamatan Watulimo Kabupaten Trenggalek.

Korban yang bernama Sahrun (45), seorang nelayan asal RT 35 RW 06 Dusun Karanggongso, Desa Tasikmadu, Kecamatan Watulimo, ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa setelah perahu yang ditumpanginya dihantam ombak.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, saat itu korban berangkat melaut dengan kapal miliknya, bersama – sama dengan rekannya untuk mencari gurita.

Kedua temannya yakni Asruri (28) dan Rifai (24). “Keberangkatan korban yang hendak mencari gurita di perairan Prigi ini bersama teman – temannya. Namun sesampainya di titik pemancingan, ketiga orang nelayan ini berpencar ke titik berbeda dengan perahu kunting, perahu kecil yang cukup untuk satu orang,” ungkap Kapolres Trenggalek AKBP Didit Bambang Wibowo S melalui Kasubag Humas Polres Trenggalek Iptu Supadi, Rabu (08/08/2018).

Lebih lanjut, Supadi mengatakan sekira pukul 11 : 00 WIB, Asruri melihat Sahrun tidak berada di perahu miliknya. Mengetahui hal tersebut,  Asruri kemudian memanggil Rifai dan mengajak bersama – sama mencari Sahrun.

“Karena kedua temannya ini tidak menemukan keberadaan korban. Selanjutnya mereka melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk meminta bantuan,” imbuhnya.

Dalam  pencarian ini turut melibatkan personil Badan SAR Nasional (Basarnas) Pos SAR Trenggalek. Setelah dilakukan pencarian, akhirnya korban ditemukan disebuah batu karang dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

“Dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya tanda – tanda kekerasan pada tubuh korban. Diketahui korban meninggal secara wajar akibat tenggelam (laka laut),” tegas Supadi.

Selain itu, berdasarkan visum luar yang dilakukan oleh tim medis, ditemukan adanya luka robek dan memar para kening serta kaki, namun karena terbentur batu karang.

Melihat kejadian tersebut, pihak keluarga meminta jenazah untuk langsung dimakamkan dan menerima kematian korban sebagai musibah. (Ayu Mila Sari)

Check Also

PEMKOT PROBOLINGGO SABET ANUGERAH KEPATUHAN 2018

WAGATABERITA.COM-PROBOLINGGO, Kota Probolinggo tak henti-hentinya, mendapatkan penghargaan dari pemerintah. Kali ini Kota Bayuangga berhasil meraih …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *