WAGATABERITA.COM – PROBOLINGGO. Program Kecamatan Kademangan yang memetakan satu kelurahan per bidang tanah, diapresiasi Walikota Probolinggo, Rukmini.
Pasalnya dalam program pemetaannya, selain dengan menggambar peta, dan membagi wilayahnya, Kecamatan Kademangan juga mendetailkan per bidang tanah yang ada.
Sementara Kelurahan di Kecamatan Kademangan, yang akan menjadi pilot projectnya adalah, Kelurahan Pohsangit Kidul.
Walikota Rukmini menyampaikan inovasi Kecamatan Kademangan cukup baik, dan sangat mendukung program tersebut.
“Saya sangat mendukung program ini, segera realisasikan dan saya minta kerjasama yang baik antar OPD yang terkait. Mungkin langkah pertama bisa di sosialisasikan dulu kepada masyarakat, namun kedepan tidak terjadi masalah,” kata Rukmini.
Sementara Camat Kademangan, Pujo Agung Satriyo menyampaikan, tujuan dari pemetaan itu adalah mensinergikan cara Pemkot Probolinggo, dalam mengetahui batas kota, batas kecamatan, batas kelurahan, batas RW dan batas RT.
Serta mengkompilasikan, berbagai macam data yang dimiliki oleh OPD seperti data kependudukan (Dispendukcapil), data NOP PBB (Nomor Obyek Pajak Bumi dan Bangunan) dan data tanah pemkot (BPPKAD) dalam satu peta.
Dengan maksud, menyajikan data informasi geospasial yang pasti, terpadu, terbuka, akurat, akurat, dan tepat.
“Semangat ini akan kami selesaikan hingga bulan November, di bulan Januari nanti Kelurahan Pohsangit Kidul siap menjalankan PTSL yang merupakan program percepatan sertifikasi dari BPN di 2019 nanti dengan target 10.000 bidang tanah,” terang Pujo, Kamis (04/10/2018).
Imbuh Pujo, melalui pemetaan itu diharapkan mampu memprogramkan peta 1: 1000 sebagai dasar pemutakhiran NOP PBB dan proses dengan zonasi. Sekaligus mampu menyajikan, data yang komplit dan tercapainya KSP (Kebijakan Satu Peta) dan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Zulkiflie)
Wagata Berita wagata berita adalah website yang berisikan berita-berita terkini.