Sabtu, 17 November 2018, 17:53
Home / FEMALE / RELATIONSHIP / BEKERJASAMA DENGAN AUSTRALIA, PEMERINTAH INDONESIA KEMBANGKAN PEREKONOMIAN LOKAL DI TRENGGALEK
Wakil Bupati Trenggalek Memberikan Sambutan Dalam Program Kerjasama Antara Pemerintah Indonesia Dengan Australia.

BEKERJASAMA DENGAN AUSTRALIA, PEMERINTAH INDONESIA KEMBANGKAN PEREKONOMIAN LOKAL DI TRENGGALEK

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochammad Nur Arifin sangat mengapresiasi, Program kerjasama antara Pemerintah Indonesia dengan Australia dalam hal pengembangan ekonomi lokal di Trenggalek. Program yang didukung dan difasilitasi oleh KOMPAK (Kolaborasi Masyarakat dan Pelayanan Untuk Kesejahteraan) digadang – gadang dapat menumbuh kembangkan perekonomian lokal yang dapat membantu program pengentasan kemiskinan di Kabupaten Trenggalek.

Mukhlis Ali, Leader Local Economies Development KOMPAK menyebutkan, KOMPAK berkomitmen untuk bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Trenggalek untuk pengembangkan perekonomian lokal yang dapat berdampak pada penanggulangan kemiskinan, sesuai dengan tujuan besar KOMPAK.

Sebelumnya KOMPAK telah melakukan pemetaan potensi komoditas dan sektor apa yang bisa dikembangkan untuk menunjang penanggulangan kemiskinan di Trenggalek.

“Ini kita lakukan kurang lebih 1,5 bulan yang lalu. Kami turun ke desa – desa bersama OPD dan juga mengikutkan para private sector atau para calon pembeli untuk bertemu dengan Kepala Desa, pelaku UKM dan para petani,” ucap Mukhlis Ali saat dikonfirmasi, Jumat (05/10/2018).

Dikatakan Mukhlis sapaan akrabnya, dari pemetaan tersebut akhirnya teridentifikasi dan disepakati bersama tiga komoditas lokal di Trenggalek yang akan dikembangkan. Komoditas ini meliputi, kelapa dengan segala produk dan turunannya, janggelan dan empon – empon.

Dipilihnya tiga komoditas ini, dikarenakan komoditas ini memang sangat cocok dengan kondisi alam, memiliki potensi pasar dan cukup tersedia di Trenggalek.

“Untuk fokus dampingan komoditas kelapa dilaksanakan di Kecamatan Panggul, sedangkan janggelan di Kecamatan Pule. Model pengembangan ini berbasis kawasan yang mengutamakan kalangan wanita dan potensi lokal,” imbuhnya.

Adapun kepesertaan kali ini diperuntukan bagi pelaku UMKM, OPD, Pemerintah Desa dan Kecamatan. Dalam kegiatan kali ini KOMPAK juga menyertakan off taker, PT. Nusa Berdaya yang bergerak dibidang kelapa dan PT. Agra Daya yang bergerak dibidang tanaman holtikultura.

Sementara itu, Wakil Bupati Trenggalek, H. Mochammad Nur Arifin menyambut positif upaya pengembangan perekonomian lokal yang sedang dikembangan Pemerintah Australia yang bekerjasama dengan KOMPAK tersebut.

“Saya sangat senang sekali dan berterima kasih dengan Pemerintah Australia yang bekerjasama dengan KOMPAK untuk membantu lokal ekonomi berbasis kelapa, janggelan dan empon-empon di Trenggalek,” tutur Arifin.

Lebih lanjut ia menyebutkan bahwa mayoritas masyarakat di Kabupaten Trenggalek, 60% nya adalah petani dan 20% nya pelaku UKM. Dari angka ini 40% nya merupakan masyarakat miskin, hampir miskin.

Tiga komoditas ini nantinya akan di kembangkan, masyarakat Trenggalek tidak akan hanya diajari on farmnya saja, melainkan juga dibekali dengan keterampilan pengolahan out farmnya, mulai tahapan pengolahan sampai dengan produksi lanjutan, sehingga barang – barang yang dihasilkan dapat memiliki nilai ekomonis yang sangat tinggi.

Ia berharap dengan program ini masyarakat bisa menambah penghasilan. Mereka yang biasanya hanya menjual di pasar lokal dengan harga yang tidak bisa bersaing, dengan dikelola lebih bagus, memerhatikan kemasan tentunya harga pasarnya bisa lebih naik dan penghasilan juga ikut naik.

Dengan penghasilan yang tumbuh, diharapkan perekonomian juga tumbuh dan kemiskinannya dapat berkurang. Pemerintah nantinya tinggal memikirkan mereka yang berusia tidak produktif. Sedangkan yang produktif sudah bisa mandiri. Tentunya hal ini akan mengurangi beban APBD.

Kegiatan urun ide hasil riset pengembangan ekonomi di Kabupaten Trenggalek ini dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 3 Oktober hingga Jumat 5 Oktober 2018.

Kegiatan ini ditujukan untuk mendudukkan semua pihak untuk menghasilkan satu model kolaborasi atau kemitraan bisnis yang harapannya itu bisa di kawal bersama.

“Model kolaborasi ini nantinya tidak hanya menguntungkan bagi pebisnisnya saja melainkan juga menguntungkan bagi petaninya, pelaku UKM nya maupun sektor – sektor lainnya,” pungkasnya.

Akan ada kerja keroyokan, antara KOMPAK, Pemerintah Australia, Pemkab Trenggalek dan Bapenas guna mendampingi model pengembangan ekonomi lokal yang akan dijalankan.

Terlihat, Perwakilan DFAT Department Foreign Affair and Trade Pemerintah Australia, Aaron Watson mewakili negaranya sangat bangga bisa menjadi bagian dari upaya – upaya pengembangan perekonomian lokal di Trenggalek. Terlebih dirinya bisa berinteraksi langsung dengan Wabup Trenggalek dalam kegiatan ini. (Mil)

Check Also

TINGKATKAN PAD, DINAS PARIWISATA TRENGGALEK NAIKAN HARGA TIKET KAWASAN WISATA

WAGATABERITA.COM – TRENGGALEK. Guna meningkatkan Pendapat Asli Daerah di Kota

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *